Tak jarang kadang ia menangis ketika melihat dirinya sendiri di cermin dan selalu merasa panik ketika harus meninggalkan rumah. Hal ini membuat dirinya berpikir bahwa ia adalah gadis yang tidak bahagia karena memiliki lemak yang bergelembung.
Dee yang berusia 26 tahun semakin menyadari berat badannya yang berlebih ketika ia datang ke pesta ulang tahun temannya pada Januari 2010. Di sana ia melihat banyak perempuan berbadan langsing dan semakin menyadarkannya bahwa berat badan yang dimilikinya berlebih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ia pun bergabung dengan tempat kebugaran gym dan secara rutin berolahraga, serta rutin bersepeda dan senang berjalan kaki. Perubahan kecil yang dilakukannya ini tentu saja berdampak baik bagi program dietnya.
Tak lupa ia pun mengatur seberapa banyak porsi makan yang harus diterima tubuhnya agar tidak berlebih dan menumpuk jadi lemak. Meski begitu Dee menyadari bahwa pada kondisi tertentu ia mengalami kebosanan dan juga tidak ada penurunan berat badan yang terjadi.
Namun hal ini tak lantas membuatnya mudah menyerah. Ia tetap menjaga motivasi dalam dirinya salah satunya ingin menggunakan bikini dan berjalan di pinggir pantai, terlebih ia beruntung mendapatkan dukungan yang penuh dari keluarga tercinta.
Perjuangan yang dilakukan Dee selama hampir setahun ternyata tidak sia-sia, ia berhasil menurunkan berat badan sebanyak 54 kg. Kini kepercayaan diri yang dimilikinya seakan bertambah 10 kali lipat dan ia menjadi lebih optimis.
Sumber : weightlossresources
(ver/ir)










































