Obesitas yang dialami Haykel membuatnya harus mencari celana dengan ukuran hingga 46 dan baju XXXL atau bahkan yang big size. Namun hal yang paling menyiksa adalah kakinya terasa sakit karena terlalu berat menahan beban tubuhnya.
Haykel sendiri sebenarnya sudah terbiasa gym, ia bisa olahraga 3 jam untuk kardio dan beban 2 jam. Tapi semua itu terasa sia-sia karena tidak ada hasilnya akibat pola makan yang salah total. Ia bisa mengonsumsi 5.000-6.000 kalori setiap hari dan banyak makan junk food, daging merah, keju olahan, serta makanan lain yang tinggi kalori dan lemak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pola diet yang diberikan untuk Haykel ini dengan cara mengonsumsi sedikit karbohidrat, makan protein lebih tinggi seperti dari putih telur, daging ayam tanpa kulit dan ikan, serta sayuran dan buah-buahan. Tak lupa ia juga menggabungkannya dengan olahraga secara teratur dan benar.
Olahraga yang dilakukan dimulai dengan kardio selama 10 menit sebagai pemanasan, lalu dilanjutkan dengan olahraga beban untuk melatih otot punggung, dada, tangan, bahu, perut bagian atas dan bawah, serta otot kaki. Setelah selesai ia melakukan kardio lagi selama 30 menit.
Diet yang dimulai sejak April 2010 ini mendapatkan hasil, rata-rata penurunan berat badannya sebanyak 2-3 kg per minggu. Haykel pun semakin termotivasi untuk menurunkan berat badannya karena banyak orang yang menyepelekan dan mengganggapnya remeh.
Latihan kardio yang dilakukan meliputi treadmill dan sepeda statis. Namun saat dalam kondisi overweight atau obesitas, lebih aman menggunakan sepeda statis karena jika treadmill khawatir merusak persendian di lutut dan pergelangan mata kaki. Jika berat badan sudah mendekati normal bisa lakukan treadmill.
Setelah berjuang hampir 10 bulan lebih yaitu sampai Februari 2011, Haykel (29 tahun) berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 51 kg. Kini ia memiliki bobot tubuh 74 kg.
Dengan postur tubuhnya yang baru, ia merasa hidupnya berubah 180 derajat, lebih fresh, tubuhnya jauh lebih ringan dan aktif dan ia merasa lebih dihargai. Serta ia senang bisa mempertahankan apa yang sudah diraihnya.
Haykel menyarankan bagi orang yang masih berkutat dengan obesitas dan ingin berubah maka perjuangkanlah diri sendiri, karena hanya diri sendiri terutama pola pikir yang bisa membantu. Hal ini didasarkan pada pengalamannya ketika menjadi penderita obesitas.
Anda punya pengalaman diet yang menginspirasi? Silakan berbagi pengalaman Anda, dan jangan lupa sertakan foto sebelum dan sesudah diet melalui redaksi@detikhealth.com
(ver/vit)










































