Sue (51 tahun) mengalami beberapa kali insiden kekerasan ketika ia masih bekerja di sebuah bandar judi di Harehills, Leeds, West Yorks, saat berada di bank dan ketika berada di toko. Kejadian yang dialaminya membuat ia trauma dan memaksanya meninggalkan pekerjaan sejak 4 tahun lalu.
Petugas kesehatan mendiagnosis Sue dengan kondisi post traumatic stress, kondisi ini pula yang membuat Sue takut meninggalkan rumah karena langsung mendapatkan serangan panik ketika berada di keramaian hingga ia akhirnya menjadi agoraphobia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sue menyadari kondisi ini membuat berat badannya meningkat hingga mencapai 117,5 kg dan ia mulai khawatir dengan kondisi kesehatan. Hingga akhirnya ia tertarik ikut bergabung dengan Slimming World karena terinspirasi oleh putrinya Sarah dan melihat langsung bagaimana perkembangan Sarah.
Dalam program ini Sue mulai mengubah pola makannya menjadi lebih sehat agar kalori yang masuk tidak berlebihan, sehingga turut membantu mengurangi jumlah lemak yang menumpuk di dalam tubuh.
Selain itu ia pun mengimbanginya dengan melakukan olahraga secara rutin untuk membantu membakar lemak di tubuh, serta latihan beban untuk membentuk lekuk tubuh menjadi lebih terlihat.
Secara bertahap berat badan yang dimiliki Sue pun berkurang. Setelah 18 bulan menjalani program, Sue berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 44,5 kg dan kini bobot tubuhnya menjadi 73 kg.
Kini ibu dari 3 orang anak ini telah berubah menjadi sosok wanita langsing dan sedikit demi sedikit kepercayaan diri meningkat, serta rasa panik yang muncul ketika ia akan keluar rumah mulai berkurang. Bahkan beberapa minggu yang lalu ia berhasil pergi ke supermarket sendiri untuk pertama kalinya.
Setelah beberapa waktu ia tidak mampu keluar rumah, maka ketika berhasil keluar rumah sendiri Sue sangat bangga dengan dirinya dan ia merasa sudah mulai bisa menjadi dirinya sendiri lagi.
Sumber : Daily Mail
Anda punya pengalaman diet yang menginspirasi? Silakan berbagi pengalaman Anda, dan jangan lupa sertakan foto sebelum dan sesudah diet melalui redaksi@detikhealth.com
(ver/vit)










































