Pria ini Harus Turunkan Bobot 92 Kg Agar Cedera Lututnya Bisa Sembuh

Pria ini Harus Turunkan Bobot 92 Kg Agar Cedera Lututnya Bisa Sembuh

- detikHealth
Rabu, 13 Mar 2013 08:53 WIB
Pria ini Harus Turunkan Bobot 92 Kg Agar Cedera Lututnya Bisa Sembuh
Michael Cullen (Foto: The Globe and Mail)
Winnipeg, Kanada - Berat badan yang berlebihan dapat membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan fisik yang prima. Michael Cullen, seorang pria obesitas yang tinggal di Winnipeg, Kanada, harus menurunkan berat badannya agar operasi cedera lututnya sukses.

Ketika Michael Cullen masih berusia 20-an tahun, dirinya adalah seorang pemain basket dengan fisik yang sangat sehat. Sayangnya, Cullen sempat mengalami cedera lutut saat berlatih dan dokter menyatakan bahwa kondisinya tersebut tidak memungkinkan bagi Cullen untuk kembali bermain basket.

Hal tersebut membuat Cullen sangat terpukul dan melampiaskan depresinya dengan makan labih banyak makanan cepat saji. Waktunya hanya dihabiskan dengan duduk di depan TV sambil ngemil keripik dan minum soda, hingga beratnya mencapai 185 Kg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat tahun kemudian, Cullen mendapat rujukan dari dokter yang sebelumnya menangani cedera lututnya untuk melakukan pengobatan di rumah sakit yang lebih canggih. Tetapi obesitas yang dialami oleh Cullen rupanya berpengaruh terhadap pengobatannya, sehingga operasi terpaksa ditunda.

Selama tahap awal rehabilitasi kakinya, Cullen sering berjalan-jalan ke blok perumahannya. Suatu hari Cullen mengalami mengi, berkeringat dan rasa nyeri yang luar biasa pada lututnya ketika berjalan menyusuri blok.

Cullen merasa malu akan kondisinya yang tampak lemah dan hal ini membuatnya bertekad untuk menurunkan berat badan agar kembali sehat. Dirinya memutuskan untuk bergabung di pusat kebugaran terdekat dan mulai berolahraga secara bertahap.

Setelah 2 bulan berselang, berat badan Cullen berkurang hingga 15 Kg. Cullen kemudian berlatih lebih keras dengan berjalan di treadmill dan mengendarai sepeda setiap hari, bahkan seorang pelatih tinju di gym menawarinya bergabung dalam latihan tinju.

Seperti ditulis Global and Mail, Rabu (13/3/2013), Cullen mulai menjalani terapi pengobatan lutut setelah berat badannya berkurang dan dokter juga menyarankan agar memilih olahraga yang aman untuk kakinya. Dirinya juga telah mengubah kebiasaannya ngemil keripik asin dan lebih memilih ngemil makanan sehat seperti buah-buahan.

Saat berat badan Cullen telah mencapai 140 kg, dirinya merasa telah cukup siap untuk meningkatkan intensitas olahraganya yaitu dengan lari maraton. Cullen berhasil menurutkan berat badan hingga beratnya kini 93 Kg akibat berlari sejauh 10 km setidaknya tiga kali seminggu, bermain basket dan yoga sekali seminggu.

(vta/vta)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads