Rabu, 10 Apr 2013 15:44 WIB

Ditinggal Suami karena Bertubuh Gemuk, Wanita Ini Pangkas Bobot 57 Kg

feed
Dikirim Oleh
Melody before (Foto: huffingtonpost) Before Melody after (Foto: huffingtonpost) After
Jakarta - Sejak kecil tubuh wanita ini sudah gemuk, bahkan hingga dewasa kebiasaan makannya yang buruk masih dilakukan hingga menikah. Akibatnya, ia pun ditinggalkan suami karena tubuh gemuknya. Merasa tak lagi seksi, ia akhirnya berhasil menurunkan 57 kg berat badan.

Melody Regnary (40 tahun) tumbuh besar dengan kelebihan berat badan. Banyak yang mengatakan bahwa wajahnya sangat cantik, tapi ia perlu menurunkan sedikit berat badannya.

Saat SMA, beratnya sudah mencapai 85 kg meski sempat turun 15 kg saat pertama kali bertemu dengan suami pertamanya di awal kuliah. Sayang, penurunan berat badannya hanya berlangsung singkat, sesingkat pernikahan pertamanya. Setelah tujuh tahun bersama, beratnya malah terus naik mencapai 118 kg.

"Saya merasa sangat tidak seksi dan merasa suami saya tidak lagi tertarik dengan saya. Dengan mengontrol apa yang saya makan, saya sudah turun 4,5 kg dalam satu bulan. Tapi saya kira itu tidak cukup baginya karena dia telah pergi," jelas Melody Regnary.

Namun kepergian suami tak menghalangi Melody untuk terus menurunkan berat badan. Ia malah menganggap kepergian suaminya sebagai hal terbaik yang pernah ia lakukan. Sang mantan suami memberinya kekuatan dan daya tahan untuk menurunkan serta mempertahankan berat badannya.

Dalam upaya menurunkan bobot tubuh, tahun pertama terasa sangat mudah bagi Melody. Dengan hanya mengendalikan apa yang ia makan, ditambah dengan melakukan kegiatan sehari-hari, sudah cukup baik untuk mencairkan lemak di tubuhnya.

Ia kemudian mulai mengurangi kebiasaan makan makanan cepat saji dan daging merah. Makan malam dilakukannya sebelum jam 6, dan membuat porsi sarapan lebih besar dibandingkan makan siang dan makan malam.

Di tahun pertama, ia telah berhasil menurunkan bobot hingga 27 kg. Namun itu belum cukup baginya, Melody bertekad untuk menurunkan lebih banyak. Ia pun bergabung dengan kelompok fitnes, yang membuat berat badannya turun 4,5 kg tiap bulan.

Ia pergi ke gym setidaknya 5 kali seminggu, dengan melakukan olahraga kardio seperti stepper, elliptical dan treadmill.

"Berat badan saya 61 kg ketika bertemu dengan suami kedua dan cinta sejati saya. Berat badan saya naik kembali, tapi setelah melahirkan anak ketiga saya bisa mengendalikannya dan berolahraga ketika saya bisa. Saya senang suami menyukai apa yang saya lakukan. Ia tidak peduli berat badan saya naik atau turun, ia akan ada untuk mendukung saya," tutup Melody.

Sumber: Huffingtonpost





(mer/up)