Melahirkan dan Ubah Pola Makan, Wanita Ini Berhasil Pangkas Bobot 25 Kg

Diet Experience

Melahirkan dan Ubah Pola Makan, Wanita Ini Berhasil Pangkas Bobot 25 Kg

- detikHealth
Selasa, 16 Jul 2013 13:28 WIB
Melahirkan dan Ubah Pola Makan, Wanita Ini Berhasil Pangkas Bobot 25 Kg
Before
Jakarta - Bobot setelah melahirkan umumnya akan melonjak drastis, apalagi jika wanita tersebut tidak bisa mengatur asupan makanan yang sehat. Salah satunya adalah Asiya Momin (33), bobotnya mencapai 92 kg setelah melahirkan dan ia pun bertekad menurunkannya.

Saat mencapai bobot dengan angka tersebut, Asiya merasa hal ini wajar karena ia baru saja melahirkan. Namun faktanya tidak, bobotnya justru stabil dan ia semakin kesulitan untuk mengerjakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga sekaligus ibu menyusui.

"Berat badan berlebihan ini mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari saya. Saya menjadi cepat lelah dan kesehatan saya menurun. Saat itu belum terpikir untuk diet karena saya masih menyusui," tutur Asiya, seperti dikutip dari Times of India, Selasa (16/7/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain cepat lelah, masalah Asiya yang lain adalah nyeri punggung. Gerakan kaki dan punggungnya menjadi terbatas. Setelah berkonsultasi dengan dokter, dikatakan penyebab utamanya adalah bobotnya yang berlebihan. Dokter kemudian memberi saran pada Asiya untuk memilih bantuan profesional, misalnya seperti bergabung di gym agar ia bisa menurunkan berat badan.

Setelah itu, suami Asiya mengajaknya untuk bergabung di gym Looks Beauty & Fitness Centre, Kalyan, India. Pada awalnya, Asiya justru merasa tak semangat karena kegiatan di gym ini mengganggu rutinitasnya sehari-hari, termasuk waktunya untuk anak-anaknya dan pekerjaan rumah tangganya.

Namun usaha yang dilakukan oleh suaminya tak sampai di situ saja, ia meminta para ahli gizi di gym tersebut untuk menyusun menu diet untuk Asiya. Target yang diberikan saat itu adalah menurunkan bobot 2-3 kg per bulan dengan cara diet seimbang dan olahraga. Instrukturnya pun menyusun latihan rutin untuknya, termasuk latihan pemanasan, peregangan, kardio, abs, angkat beban, dan yoga.

Diet yang dilakukan oleh Asiya tidak terlalu ketat. Makanannya dibagi menjadi makanan kecil yang dimakan setiap 3 jam. Dengan pola ini, ia tidak pernah merasa lapar, lelah, atau lemah. Ia bahkan berencana untuk mulai menerapkan pola makan ini untuk suami dan anak-anaknya.

Berikut pola makan yang diterapkan oleh Asiya:

1. Pagi hari

- Mulai hari Anda dengan sari lemon dan madu dalam air hangat. Ini membantu tubuh menyingkirkan asam berbahaya yang dihasilkan oleh tubuh.

- Setelah itu, minum 1 cangkir teh atau kopi + 2 keping biskuit susu.

- Sarapan, pilih 1 atau 2 dari:
Omelet putih telur omelet (2) + 2 iris roti cokelat

Susu + sereal gandum

Salad buah atau sayuran

Susu + roti tawar

2. Siang hari

- Camilan: Buah atau salad

- Makan siang
Ayam panggang atau rebus (200 gram) + Nasi putih/nasi merah (1/2 piring) + Salad

3. Sore hari

-Camilan: Beberapa buah jeruk untuk mengatasi rasa lapar di sore hari + Teh hijau + 2 keping biskuit susu

4. Malam hari:

-Makan malam: hanya sayuran, boleh sayuran jenis apa saja dan diolah dengan berbagai cara

"Dengan rutin menerapkan pola makan ini, saya berhasil menurunkan bobot 25 kg dan menjadi lebih percaya diri. Awalnya saya khawatir saat berat badan saya turun nantinya, bagaimana dengan stretch mark yang pastinya tetap ada? Namun nyatanya pola makan ini tak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga membuat kulit saya menjadi lebih bersinar dan sehat," ungkap Asiya.

Kini, tak hanya menjadi lebih ramping dibanding sebelumnya. Gangguan nyeri punggung yang pernah ia rasakan juga sudah hilang sepenuhnya dan ia merasa lebih sehat.

(vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads