Terlihat gemuk merupakan sesuatu yang memalukan bagi sebagian besar wanita, termasuk pada Kerry Williams (28). Ibu dua anak ini bahkan merasa dirinya terlihat seperti 'paus terdampar' saat berfoto bersama lumba-lumba di sebuah tempat rekreasi.
Saat itu Kerry memiliki bobot seberat 126 kg. Ia mengaku merasa berat badannya berlebihan, namun ia tak bisa menahan keinginannya untuk makan makanan tak sehat seperti nugget ayam, keripik, cokelat, kue-kue, dan cake. Setiap harinya, Kerry sarapan dengan empat iris roti, makan malam dengan fast food, dan seharian menghabiskan camilan seperti keripik dan cokelat.
Ingin mewujudkan cita-citanya sebagai guru tari, Kerry pun bergabung dengan kelas menari. Namun saat itu ia hamil dan pasangannya, Daniel, menganjurkannya untuk berhenti dari kelas dan fokus menjaga kesehatan sang janin. Setelah melahirkan, Kerry merasa terlalu sibuk bekerja sebagai staf supermarket dan mengurus anaknya, Chloe (12), sehingga tak bisa menyediakan waktu untuk kembali menari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika suatu hari keluarga Kerry berkunjung ke sebuah taman wisata air di Tenerife, Spanyol, Kerry mengenakan pakaian renang dan berfoto dengan dua ekor lumba-lumba. Sesampainya di rumah, Kerry melihat foto tersebut dan merasa dirinya terlihat seperti paus terdampar. Pasalnya ia terlihat lebih besar dibandingkan dua ekor lumba-lumba tersebut.
"Saya masih menyangkal. Saya meyakinkan diri bahwa itu hanya karena Daniel salah mengambil sudut saat memotret," ujar Kerry, seperti dikutip dari Mirror, Jumat (1/11/2013).
Namun 5 bulan kemudian ia mengalami nyeri perut dan dibawa ke rumah sakit. Dokter mengatakan ia mengalami batu ginjal dan harus dioperasi, namun karena tubuhnya terlalu gemuk maka operasi ini akan berisiko. Terkejut bahwa sangkalannya selama ini ternyata berpengaruh besar bagi kesehatannya, Kerry kemudian memutuskan untuk benar-benar menghentikan porsi makannya yang besar. Ia mengganti semua makanannya dengan daging ayam panggang, buah, dan sayur. Kerry juga bergabung di gym.
"Saya memulai latihan saya di gym dengan berjalan di treadmill. Saya juga bergabung dengan kelas Zumba. Semakin sering saya latihan, semakin mudah saya menjalaninya," tutur Kerry.
Beberapa bulan pasca mengubah pola hidupnya, bobot Kerry berhasil turun menjadi 89 kg. Ia pun menambah porsi latihannya dengan rutin berlari di treadmill 1 jam dan bersepeda statis 30 menit. Beberapa bulan kemudian ia kembali menimbang dan bobotnya turun lagi menjadi 80 kg, stabil hingga saat ini.
"Teman-teman saya mengungkapkan bahwa saya kini terlihat menakjubkan dan itu membuat saya bangga. Saya bahkan memenuhi syarat sebagai guru kelas Zumba, cita-cita saya akhirnya terwujud," kata Kerry.
(ajg/)











































