Kepada detikHealth, pria kelahiran 10 September 1995 ini menceritakan pengalaman diet hingga bisa memangkas bobot tubuhnya sebanyak 20 kg dalam waktu 2 bulan, seperti ditulis pada Selasa, (18/02/2014):
Saya merupakan seorang mahasiswa di salah satu universitas negeri di kota Malang. Dulunya saya adalah seorang atlet judo, tetapi saya berhenti latihan dan memilih fokus belajar untuk menghadapi dunia perkuliahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan diet dan berolahraga. Tiga minggu pertama saya melakukan diet, saya hanya berlari tiga kali dalam seminggu. Tetapi diet yang saya lakukan selama tiga tersebut tidak membawa hasil sama sekali. Saya pun menyadari bahwa ada yang salah dalam metode diet yang saya jalankan.
Saya pun mengubah pola makan saya. Saya mencatat semua makanan yang saya konsumsi. Saya juga mengganti nasi merah dengan nasi putih. Sayuran pun juga saya perbanyak dalam menu makanan. Tapi tidak setiap hari saya hanya makan sayuran saja, dalam seminggu saya tiga kali makan daging. Diet tersebut juga diiringi dengan olahraga teratur tiga kali dalam satu minggu.
Hal yang paling saya hindari selama saya melakukan diet adalah mengonsumsi gorengan. Nah, karena saya anti makan gorengan, saya pun mendapat julukan 'Mr Anti Gorengan' dari teman-teman saya.
Akhirnya setelah dua bulan menjalani diet dan berolahraga, saya mendapatkan kembali bentuk tubuh ideal saya seperti waktu masih aktif saat menjadi atlet judo. Saya berhasil menurunkan berat badan saya sebanyak 20 kg dalam waktu dua bulan.
Saya percaya mengonsumsi makanan yang sehat adalah cara yang paling ampuh untuk menurunkan berat badan. Lakukanlah diet yang benar dan tepat, didukung dengan semangat untuk hidup sehat. Buatlah diet menjadi hal yang menyenangkan agar tidak tersiksa.
(ajg/)











































