Kepada detikHealth, gadis kelahiran 21 Feb 1991 ini menceritakan pengalaman dietnya yang berhasil membuat bobot tubuhnya yang semula 57 kg menjadi 50 kg, seperti ditulis pada Kamis (20/2/2014):
Berat badan saya pada Februari 2013 adalah 57 kg. Dengan berat tersebut, saya merasa kurang percaya diri ketika sedang berfoto. Pipi saya terlihat chubby dan gemuk. Saya juga jadi tidak percaya diri ketika bertemu dengan orang. Nah, karena pekerjaan saya membuat saya sering bertemu dengan orang lain dan saya juga ingin terlihat lebih langsing ketika difoto, maka saya pun memutuskan untuk menjalani diet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlahan tapi pasti, berat badan saya turun menjadi 54 kg pada 6 bulan pertama. Selanjutnya pada 6 bulan kedua saya mengimbangi pola diet tersebut dengan berolahraga. Pada pukul 6 sore sampai 7 malam saya berolahraga di pusat kebugaran. Saya membakar kurang lebih sebanyak 150 kalori.
Kegiatan olahraga tersebut saya lakukan setiap hari Senin hingga Jumat. Setelah berolahraga, saya minum air putih tanpa mengonsumsi makanan apapun. Diet mengatur pola makan beserta olahraga tersebut saya jalani setiap hari, dibarengi dengan dengan tidur yang cukup 7-8 jam per harinya.
Hasilnya berat badan saya pun turun kembali. Berat badan saya yang semula 57 kg, sekarang menjadi 50 kg. Kepercayaan diri saya pun sedikit demi sedikit tumbuh karena saya berhasil menurunkan berat badan saya.
(ajg/)










































