Roy Pangkas 37 Kg Bobot Tubuhnya dengan Makan 6 Kali Sehari, Ini Tipsnya

Diet Experience

Roy Pangkas 37 Kg Bobot Tubuhnya dengan Makan 6 Kali Sehari, Ini Tipsnya

- detikHealth
Kamis, 20 Feb 2014 18:29 WIB
Roy Pangkas 37 Kg Bobot Tubuhnya dengan Makan 6 Kali Sehari, Ini Tipsnya
Before
Jakarta - Mencoba menurunkan berat badan dengan cara minum obat pelangsing, bobot Roy Rajagukguk (22) tak berhasil turun. Ia kemudian memutuskan untuk melakukan diet tanpa minum obat pelangsing. Hasilnya bobot Roy justru sukses turun sebanyak 37 kg. Bagaimana kisahnya?

Kepada detikHealth, pria kelahiran 13 April 1991 ini menceritakan pengalaman dietnya menurunkan bobot tubuhnya yang semula 113 kg menjadi 76 kg, seperti ditulis pada Kamis (20/2/2014):

Bentuk tubuh ramping merupakan hal yang sangat sulit saya wujudkan sebab lingkungan tempat saya tinggal membuat hal tersebut semakin susah untuk dicapai. Saya lahir dan tumbuh di keluarga yang sangat gemar makan. Hal tersebut membuat saya sangat nyaman karena sebab tidak ada yang menegur jika saya banyak makan. Keluarga saya pun juga tidak terlalu memikirkan makanan apa yang saya konsumsi.

Kondisi ini tetap berlangsung sampai saya tumbuh menjadi seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta di Yogyakarta. Nafsu makan saya semakin tidak terkontrol ketika menjadi seorang anak kos. Berat badan saya pun saat itu mencapai angkai 113 kg. Melihat angka berat badan mencapai 113 kg tidak lantas membuat saya langsung diet.

Saya pernah mencoba produk pelangsing yang dijual oleh teman saya. Tetapi entah kenapa berat badan saya tidak kunjung turun meskipun saya sudah mengonsumsi obat tersebut secara teratur. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari referensi diet yang sehat dan aman di internet. Informasi yang saya dapatkan, bahwa dengan mengonsumsi makanan dengan prosi kecil sebanyak 6 kali dalam sehari, saya bisa mendapatkan bentuk badan yang ideal.

Setelah satu minggu menerapkan pola tersebut ada hasil yang saya rasakan. Jarum pada alat timbangan saya pun bergerak ke kiri dan bukannya ke kanan. Semenjak itu saya semakin semangat mencari informasi mengenai makanan sehat, kadar kalori yang terkandung dalam makanan, dan juga bentuk-bentuk latihan yang dapat mengembangkan otot dalam tubuh.

Penurunan berat badan pun terus terjadi dalam diri saya. Tiga bulan saya menjalani diet tersebut ternyata membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Saya berhasil menurunkan berat badan sebanyak 18 kg. Pencapaian tersebut berhasil membuat ukuran pakaian dan celana saya berubah.

Dulu sebelum saya diet ukuran pakaian dan celana saya masuk dalam kategori BIG SIZE, ukuran pakaian di kategori XL-XXL, sedangkan celana di ukuran 44-46. Namun, Semenjak turun 18 kg, pakaian saya sudah masuk dalam ukuran L-XL dan celana ukuran 40.

Meskipun sudah menurunkan berat badan dari 113 kg menjadi 95 kg, saya belum puas pada saat itu. Menurut informasi yang saya dapatkan di internet, dengan tinggi badan 178 cm maka berat badan ideal saya adalah sekitar 58-72 kg. Saya pun semakin berusaha keras untuk menurunkan berat badan agar lebih ideal.

Namun justru karena terlalu bersemangat, rasa malas dan kejenuhan saya timbul. Hal ini dipicu karena saya mengalami diet plateau yang membuat berat badan tiba-tiba terhenti turun sekalipun sudah melakukan diet dengan baik.

Berbekal dengan referensi dari salah satu artikel online saya menerapkan asupan kalori dan protein yang seimbang, meningkatkan beban latihan, memotivasi diri lebih lagi, serta memberikan variasi pada latihan angkat beban saya. Alhasil dengan ketelatenan, komitmen, konsistensi yang tinggi saya berhasil menurunkan berat badan saya total sebanyak 37 kg. Ukuran pakaian saya pun sudah muat di ukuran medium (M) dan celana dengan ukuran 30-32.

Saat ini saya masih berjuang untuk mencapai berat badan ideal yaitu 69-70 kg dan meningkatkan massa otot tubuh agar bisa ikutan kontes 'male pageant' yang sedang menajadi tren di Indonesia. Kunci dari keberhasilan diet saya adalah miliki adalah niat, komitmen, dan konsisten dalam mengatur pola makan dan olahraga.

Berikut ini pola makan saya setiap hari:

Sarapan (pukul 7 pagi) = 1 omelet telur atau telur rebus, 2 potong roti gandum utuh/ 1 mangkuk oatmeal.
Snack pagi (pukul 10 pagi) = 1 buah apel/ jeruk/ pir
Makan siang (pukul 1 siang) = 1 ons dada ayam/ ikan/ daging utuh, 1 mangkuk nasi coklat (brown rice)/ nasi merah, dan 1 mangkuk sayuran.
Snack sore (pukul 5 sore) = 1 potong roti gandum utuh/ setengah mangkuk oatmeal ditambah dengan 1 potong ikan/ daging panggang.
Makan malam (pukul 7 malam) = 1 ons dada ayam/ ikan/ daging utuh dan 1 mangkuk sayuran.
Sebelum tidur = susu tinggi protein, rendah lemak dan gula.

(ajg/vit)

Berita Terkait