Kepada detikHealth, gadis yang bertempat tinggal di Bekasi, Jawa Barat, ini menceritakan kisah sukses dietnya, seperti ditulis pada Rabu (26/2/2014):
Pada saat itu saya berada di Bali untuk melakukan kegiatan magang. Selama berada 6 bulan di Bali, saya memang tidak terlalu memperhatikan masalah bobot tubuh.
Sebelumnya orang tua saya sudah mengatakan bahwa berat badan saya naik. Teman-teman saya pun mengatakan bahwa pipi saya terlihat lebih besar daripada sebelumnya. Nah, karena banyak orang yang mengatakan bahwa berat badan saya naik, maka saya pun berpikir untuk menurunkan berat badan saya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya saya pun memutuskan untuk mengubah pola makan. Saya mengganti nasi dengan jagung, kentang, atau ubi. Terkadang saya mengonsumsi nasi merah atau nasi jagung. Saya juga makan makanan yang mengandung protein tinggi, rendah lemak, dan memutuskan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi daging sapi.
Untuk sehari-hari saya hanya makan daging ayam dan ikan. Karena kebetulan saya bekerja di bidang kuliner, maka saya mengolah sendiri makanan saya. Jika pada malam hari saya merasa lapar, saya akan makan buah atau sayur saja. Selain mengubah pola makan, saya juka melakukan olahraga ringan seperti streching, bersepeda, atau berlari.
Setelah 4 bulan dijalani, saya berhasil menurunkan 3 kg. Kini setelah 7 bulan menerapkan pola sehat tersebut saya berhasil memangkas 12 kg berat badan saya. Sekarang saya jadi lebih percaya diri. Saya juga dapat mengenakan baju apa saja yang saya inginkan, tanpa takut bentuk tubuh saya terlihat gemuk. Selain itu, saya juga merasa lebih bugar, fresh, dan badan terasa lebih ringan.
(ajg/)











































