Ya, dalam waktu 3 bulan Lenny yang memiliki tinggi badan 164 cm ini berhasil menurunkan berat badannya dari 84 kg menjadi 74 kg. Apa saja tips diet yang berhasil dilakukannya? Yuk, simak pengalaman diet Lenny yang diceritakannya kepada detikHealth, seperti ditulis pada Selasa, (25/3/2014):
Awalnya saya tidak seberapa pusing dengan tubuh besar saya sebab di lingkungan sekolah banyak teman yang badannya sepadan dengan saya. Sementara di rumah, orang tua saya punya 4 anak perempuan. Saya sendiri adalah anak ke-3 dari 4 bersaudara. Kedua kakak saya bertubuh ideal, sedangkan adik saya bertubuh tinggi besar sehingga ia tidak terlihat overweight. Seiring berjalannya waktu berat badan saya semakin bertambah dan saya sering dikira sebagai anak pertama.
Sejak itu saya memutuskan untuk ikut fitnes dengan niat ingin kurus dalam waktu yang cepat. Sekitar 2 pekan saya fitnes, saya langsung dehidrasi. Tapi hal tersebut tidak membuat saya berhenti fitnes. Saya tetap fitnes tapi makan saya pun jadi tidak terkontrol karena saya takut dehidrasi saya akan semakin parah.
Nyatanya satu bulan setelah ikut fitnes berat badan saya tetap tidak berkurang, malah bertambah. Awalnya 82 kg, setelah fitnes malah menjadi 84. Saat itu saya pesimistis untuk bisa kurus.
Sampai pada sewaktu ketika saya melihat acara di televisi tentang Zumba Dance. Acara tersebut berisi tentang kegiatan zumba dance dan testimonial orang-orang yang berhasil memangkas berat badannya dengan melakukan zumba dance. Saya pun tertarik mengikutinya. Saya mendownload beberapa contoh zumba dance di Youtube.
Saya melakukan zumba dance di pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Selain itu, saya pun mulai mengatur pola makan saya. Pagi hari, saya hanya makan roti gandum dan susu. Siangnya, saya makan sedikit nasi, sayur, dan ikan. Di sore hari, saya biasakan minum jus atau makan buah.
Ini suatu awal yang berat, apalagi saya juga harus menjaga diri dari camilan. Setiap lapar dan ingin nyamil, saya minum air putih. Satu bulan berjalan, saya tidak merasa ada perubahan. Hanya saja saya sudah tidak susah napas ketika memakai celana kerja. Tapi ternyata, beberapa teman bilang saya agak kurusan.
Akhirnya saya memberanikan diri untuk menimbang berat badan saya. Ternyata berat badan saya turun 4 kg di bulan pertama. Setelah itu, saya pun semakin giat untuk melakukan zumba dance dan makan makanan sehat.
Di hari-hari berikutnya, saya tidak terlalu ketat menjaga makan. Prinsip saya, banyak makan ya banyak zumba. Semakin saya makan yang banyak, maka saya akan melakukan zumba dance semakin lama. Totalnya, berat badan saya turun 10 kg dalam waktu 3 bulan. Hal yang paling menyenangkan dari semua ini adalah saya tidak lagi dikira anak pertama dari orang tua saya.
(ajg/vit)











































