Sempat Disebut 'Guling Berjalan' karena Gemuk, Mega Pangkas Bobot 24 Kg

Diet Experience

Sempat Disebut 'Guling Berjalan' karena Gemuk, Mega Pangkas Bobot 24 Kg

- detikHealth
Rabu, 26 Mar 2014 08:30 WIB
Sempat Disebut Guling Berjalan karena Gemuk, Mega Pangkas Bobot 24 Kg
Mega Before
Jakarta - Tidak mudah memang melakukan berbagai kegiatan olahraga atau aktivitas fisik lain jika Anda memiliki berat badan yang berlebih. Begitulah yang dialami oleh Mega Puspa Dewi (16). Merasa sulit bergerak, ia kemudian memutuskan untuk berdiet.

Cukup banyak yang harus dilakukan oleh remaja asal Bukit Sari, Semarang, ini demi menurunkan bobot badannya. Berbagai tantangan dan godaan pun harus dilaluinya. Nah, kepada detikHealth remaja dengan tinggi badan 168 cm ini menceritakan pola diet yang berhasil membuat berat badannya turun sebanyak 24 kg, seperti ditulis pada Rabu, (26/3/2014):

Sejak kecil saya memang sudah disuguhi banyak makanan lezat seperti permen, wafer, es krim, dan coklat. Seiring bertambah usia, berat badan saya pun naik. Pada saat saya kelas 6 SD saja berat badan saya sudah 55 kg. Saya terlihat sangat gemuk dan bahkan disebut seperti 'guling berjalan'.

Awalnya saya merasa tak acuh. Namun semenjak masuk SMP, saya mulai merasa malu. Hal ini diawali ketika saya mengikuti ekstrakurikuler berenang. Rasa malu saya muncul ketika saya melihat teman-teman di sekitar saya memiliki tubuh ideal. Tapi bukannya mencoba diet, justru saya malah berhenti berenang.

Setelah saya duduk di kelas 1 SMA, saya semakin sulit untuk bergerak. Contohnya adalah ketika berlari, saya selalu merasa cepat lelah. Kondisi seperti ini pun membuat saya malu. Apalagi saya adalah murid berbadan paling besar di kelas. Dan karena itulah saya pun mulai memutuskan untuk melakukan diet.

Sejak awal melakukan diet, saya hanya mengonsumsi nasi merah, telur rebus, dan tahu kukus untuk sarapan. Siangnya saya hanya meminum susu rendah lemak dan sepotong biskuit gandum. Jika waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, saya tidak makan lagi.

Selain mengatur pola makan, saya juga rajin joging serta minum jus mentimun 3 kali dalam seminggu dan jus alpukat 1 kali dalam seminggu. Tentu hal ini sangat 'menyiksa' saya, apalagi saya hanya selalu bisa menggigit bibir ketika diajak pergi makan enak. Namun, saya pun dengan tegas berkata 'tidak'.

Kini usaha saya tidak sia-sia. Dalam 9 bulan, berat badan saya sudah sangat ideal, turun dari 82 kg menjadi 58 kg. Dan untuk mempertahankannya, saya kini lebih memilih makanan untuk dikonsumsi agar badan tidak kembali melar.

(ajg/vit)

Berita Terkait