Kepada detikHealth, pria kelahiran 8 Maret 1992 ini menceritakan pengalaman diet yang dijalaninya tersebut, seperti ditulis pada Rabu (3/4/2014):
Saya memang memiliki bentuk tubuh yang besar. Dengan bobot tubuh 101 kg, saya seringkali merasa tidak nyaman. Saya sering mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas dan mencari pakaian. Saya juga harus menggunakan pakaian dengan ukuran XXL dan ukuran celana 42.
Saya kemudian mulai berpikir untuk diet dengan benar agar bobot saya turun. Pada awalnya saya memang mengalami kesulitan dalam menjalankan diet karena tidak mudah untuk mengubah kebiasaan makan.
Saya mulai diet dengan mengonsumsi makanan yang direbus. Saya juga mengontrol asupan kalori setiap hari dan menghindari bahan makanan yang kurang baik seperti makanan olahan. Saya mulai terbiasa mengonsumsi buah dan sayuran. Dalam satu hari, saya makan sebanyak 5 kali dengan porsi yang kecil. Pola makan tersebut membantu saya untuk mengontrol nafsu makan.
Pada pagi hari biasanya saya sarapan roti gandum dan susu protein untuk membantu pembentukan otot. Untuk camilan pagi biasanya saya mengonsumsi buah-buahan atau yoghurt. Menu makan siang saya adalah nasi merah, ayam rebus, dan sayuran yang juga direbus. Pada sore hari biasanya saya mengonsumsi kedelai olahan yang ada di supermarket. Sementara malam harinya saya makan sayur atau buah.
Olahraga yang saya lakukan adalah angkat beban dan setelah itu ditambah dengan latihan kardio. Olahraga tersebut saya lakukan rutin 3 kali dalam sepekan di salah satu pusat kebugaran, ditambah dengan olahraga renang satu pekan sekali.
Saya sudah melakukan pola tersebut selama satu tahun lebih sampai sekarang. Pola tersebut membuat berat badan saya turun sebanyak 29 kg dan saya masih berkeinginan untuk menurunkan 6 kg lagi.
Saya tidak hanya menurunkan berat badan tetapi juga ingin hidup dengan cara yang lebih sehat. Hal tersebut tidaklah mudah untuk dilakukan, dibutuhkan kerja keras dan juga semangat yang tinggi. Satu hal yang perlu diingat, diet untuk menurunkan berat badan membutuhkan waktu yang lama. Jika saya bisa melakukannya, maka teman-teman pun juga bisa melakukannya.
(ajg/vit)











































