Sebelumnya bobot Daniel adalah 101 kg, namun kini ia bisa lebih percaya diri dengan bobot barunya yang hanya 74 kg. Kepada detikHealth, pria asal Purwokerto, Jawa Tengah, ini menceritakan pengalamannya sukses berdiet, seperti ditulis pada Minggu (13/4/2014):
Sebelumnya saya pernah diet dan berhasil menurunkan bobot saya. Tapi karena tidak dijaga dengan baik, bobot saya pun kembali naik. Awalnya saya tidak terlalu peduli dengan kenaikan bobot tersebut. Tetapi karena saya merasa semakin sulit untuk berolahraga dan mencari pakaian, saya memutuskan untuk diet lagi.
Langkah pertama saya adalah menentukan target yang ingin saya capai dalam melakukan diet ini. Target saya yaitu mencapai berat badan ideal dan menurunkan ukuran baju serta celana saya.
Setelah menentukan tujuan dan memantapkan niat, saya mulai diet ini dengan mengurangi porsi makan. Diet yang saya lakukan sebenarnya mengikuti cara Obsessive Corbuzier's Diet (OCD). Awalnya saya berpuasa selama 18 jam, saat pertama kali melakukan hal tersebut saya merasa sangat tersiksa. Tetapi lambat laun saya sudah mulai terbiasa dan pola makan saya mulai teratur.
Setiap hari Senin-Kamis saya berpuasa selama 20 jam dan untuk hari Sabtu-Minggu saya berpuasa selama 18 jam. Selama berbuka puasa saya bisa makan apa saja, asalkan tidak berlebihan dan hindari makanan berminyak. Saya juga memperbanyak konsumsi air putih untuk melancarkan pencernaan.
Selain OCD, saya rutin olahraga kardio seperti berlari, treadmill, berenang, dan RPM. Olahraga tersebut saya lakukan selama 3 hari sekali masing-masing selama 90 menit. Awalnya memang sulit karena saya merasa sangat mudah lelah. Tetapi saya menjadi terbiasa dan badan saya pun terasa bugar setiap harinya.
Diet tersebut saya lakukan selama 6 bulan. Alhasil bobot saya sukses turun sebanyak 27 kg. Ukuran baju saya sudah bukan XL lagi, selain itu ukuran celana saya juga menyusut dari 42 ke 32.
(vit/vit)











































