Bukan Obat Diet, Tapi Telur Rebus yang Bikin Bobot Bonita Susut 15 Kg

Diet Experience

Bukan Obat Diet, Tapi Telur Rebus yang Bikin Bobot Bonita Susut 15 Kg

- detikHealth
Kamis, 08 Mei 2014 13:00 WIB
Bukan Obat Diet, Tapi Telur Rebus yang Bikin Bobot Bonita Susut 15 Kg
Before
Jakarta - Berat badan yang berlebih tak hanya memengaruhi penampilan, khususnya pada wanita. Ya, kondisi ini juga kerap menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Seperti yang dikeluhkan oleh RR Bonita Suryandari (35) yang mengaku sering sakit pinggang pasca melahirkan karena tubuhnya yang menggemuk.

Tak ingin aktivitasnya mengurus buah hati terganggu, Bonita pun memutuskan untuk berdiet. Tak sia-sia, usahanya ini membuat bobot Bonita yang semula 75 kg turun menjadi 60 kg. Berikut penuturannya kepada detikHealth, seperti dikutip dari Kamis (8/5/2014):

Memiliki berat badan berlebih dan berbadan besar tentu bukanlah suatu hal yang mengenakkan. Saya jadi sulit melakukan banyak hal dan harus mengeluarkan pengeluaran lebih banyak untuk membeli baju ukuran besar.

Sebelum melahirkan, bobot tubuh saya stabil di kisaran 53-55 kg. Nah, saat hamil bobot saya naik drastis sebanyak 25 kg. Setelah melahirkan bobot tubuh saya pun tak kunjung kembali seperti semula.

Saya sudah mencoba mengonsumsi obat diet dan juga berpuasa, tetapi usaha tersebut tidak membuahkan hasil sama sekali. Bobot tubuh saya masih tetap bertahan di angka 75 kg.

Setelah melahirkan, saya merasakan sakit pinggang yang cukup mengganggu aktivitas saya dalam mengurus anak. Akhirnya saya bertekad untuk menurunkan berat badan dan mencari informasi tentang berbagai macam diet di internet.

Diet yang saya lakukan adalah dengan mengurangi jumlah asupan kalori ke dalam tubuh. Saya juga tidak mengonsumsi nasi putih dan gorengan sedikit pun. Setiap pagi saya selalu minum teh hijau dan makan satu butir telur rebus. Menu makan siang saya adalah tahu dengan sayur taoge atau sawi putih yang direbus. Sore harinya saya makan 1-2 butir putih telur rebus.

Sudah 3 bulan saya menjalankan diet ini dan bobot saya sudah turun kurang lebih 15 kg. Baju yang dulu sempit pun sudah bisa saya pakai kembali. Yang paling penting, sakit pinggang saya sudah tidak kambuh lagi. Bersusah-susah dahulu, hasilnya pun menyenangkan.

(ajg/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads