Kepada detikHealth, remaja kelahiran 5 Januari 1997 asal Tenggarong, Kalimantan Timur, ini menceritakan rahasia dietnya tersebut, seperti ditulis pada Selasa(13/5/2014):
Diet ini bermula saat saya ingin membuat surat keterangan sehat untuk memenuhi persyaratan pendaftaran untuk menjadi anggota polri.
Saat mengukur tinggi dan menimbang berat badan, tinggi saya 171 cm dan berat saya 69 kg. Dengan tinggi dan berat seperti itu, saya masih kurang percaya diri untuk mendaftar. Karena idealnya berat badan saya seharusnya 62-65 kg.
Sejak saat itu saya mulai berusaha untuk mengurangi berat badan saya agar ideal. Usaha pertama yang saya lakukan adalah dengan melakukan kegiatan olahraga pada pagi dan sore hari. Olahraga yang biasanya saya lakukan adalah bersepeda.
Pola makan saya tidak banyak yang berubah. Saya tetap makan nasi sehari tiga kali, tetapi tentu saja dengan porsi yang tidak berlebihan. Saya juga mulai mengganti nasi dengan buah-buahan. Ketika saya merasa lapar di luar jam makan, saya akan mengonsumsi buah-buahan baik itu diolah menjadi jus atau dipotong.
Setelah tiga hari berjalan, saya menimbang dan ternyata berat badan saya mulai turun dari 69 kg menjadi 67 kg. Di empat hari berikutnya, berat badan saya turun lagi dari 67 kg menjadi 64 kg. Jika ditotal dalam waktu 1 pekan bobot saya turun sekitar 5 kg.
Saya sangat senang sekali dengan hasil penurunan ini. Saya juga mulai merasa percaya diri untuk mendaftar karena saya sudah mencapai bobot tubuh yang ideal dan sudah mencapai target yang diinginkan.
(ajg/vit)











































