Ya, cara yang digunakan Aya untuk menurunkan berat badan bisa dibilang sehat. Bagaimana tidak, nyeri sendi yang awalnya hanya reda jika ia mengonsumsi obat kini justru menjadi sembuh. Penasaran? Berikut penuturan Aya kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (26/5/2014):
Sekitar 5 bulan lalu, tepatnya bulan Desember 2013, saya mulai menyadari bahwa seragam kerja yang biasa saya pakai sehari-hari terasa sangat sempit. Setelah saya melakukan cek berat badan, ternyata berat saya saat itu adalah 57 kg dengan tinggi 150 cm.
Saya pun mencari tahu penyebab berat badan saya yang mengalami kenaikan hampir 7 kg selama 3 bulan sebelumnya, yang ternyata adalah konsumsi rutin obat steroid pereda nyeri, Deksametason, karena saya mengalami nyeri sendi di bagian pangkal paha.
Dari informasi yang saya dapatkan, obat tersebut berdampak pada ketergantungan untuk menggonsumsi, peningkatan nafsu makan, moon face, kenaikan berat badan dan kerusakan organ ginjal, jantung, hati serta mata bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang. Meskipun menimbulkan efek seperti lemas dan nyeri sering kambuh, saya mulai menghentikan konsumsi obat steroid tersebut.
Selain itu, saya juga mengubah diet atau pola makan. Hal ini dimulai dengan kebiasaan meminum air putih sebanyak 4 gelas setiap bangun tidur dan mengatur porsi makan. Saya memperbanyak porsi sarapan yang terdiri dari 1/4 karbohidrat kompleks (nasi), 1/2 protein (ayam/ikan/telur/tempe/tahu) dan 1/4 sayur hijau.
Tidak lupa, saya selalu mengawali makan besar dengan mengonsumsi buah pepaya atau pisang. Intensitas makan besar pun saya batasi, yaitu sarapan dan makan siang dengan porsi biasa dan makan malam diganti dengan oat, buah ataupun susu yang dikonsumsi 3 jam sebelum tidur. Selain itu, saya juga minum air putih sekitar 3 liter setiap harinya.
Untuk memperbaiki daya tahan tubuh yang hilang karena Deksametason, saya juga rutin mengonsumsi vitamin C dan E sebanyak satu kali sehari. Selain itu, saya juga melakukan latihan kardio selama 50 menit 4 kali per pekan dan latihan beban selama 40 menit 2 kali per pekan.
Olahraga yang saya pilih adalah fitnes aerobik atau tarian Latin. Untuk meningkatkan pembakaran kalori, saya juga mengonsumsi teh hijau yang juga terkenal dengan antioksidannya. Kini, berat badan saya sudah mulai stabil, yaitu 47 kg dengan rata-rata penurunan berat 2 kg/bulan.
Saya merasa lebih sehat, segar, tubuh terasa lebih kencang dan bugar serta tidak mudah capek ataupun lelah, bahkan nyeri di pangkal paha saya benar-benar sembuh sama sekali tanpa bantuan obat apa pun. Sekarang saya terus melanjutkan diet dan pola hidup sehat yang terdiri dari porsi makan seimbang, olahraga dan istirahat yang cukup.
(ajg/up)










































