Gadis kelahiran 2 Mei 1995 ini pun menceritakan kepada detikHealth mengenai program dietnya tersebut, seperti ditulis pada Rabu (11/6/2014):
Saya adalah seorang pelajar yang jauh dari orang tua, dengan kebiasaan belajar malam saya selalu ngemil makanan. Apalagi ketika saya stres menjelang ujian, saya pasti melampiaskannya lewat makan.
Saya sadar akan penampilan saya karena ada seorang teman yang berkata tentang penampilan saya. Hal itu yang memotivasi saya untuk diet.
Caranya adalah pada pagi hari saya minum tiga gelas air mineral, kemudian dilanjutkan olahraga ringan, yakni jumping jacks sebanyak 60 kali dan skipping 50 kali. Setelah itu saya sarapan dengan porsi biasa. Menurut saya, sarapan itu sangat penting untuk memberikan tenaga dan penting bagi metabolisme tubuh kita.
Untuk makan siang, saya ganti dengan buah melon atau pepaya. Beda dengan teman-teman saya yang menyantap makanan lezat di kantin, makan siang menggunakan buah pun saya jadikan rutinitas. Selain menjadi kurus, uang jajan yang dikirimkan orang tua jadi lebih hemat.
Selain mengubah pola makan, sorenya saya berlari sebanyak 4 putaran di lapangan dekat asrama. Hal itu juga saya jadikan rutinitas.
Untuk menjaga berat badan saya saat ini, saya rajin workout dan zumba dance yang saya download dari Youtube. Saya juga biasakan diri banyak minum air mineral dan membuat porsi makan yang sedang.
(up/up)











































