Sukses pangkas bobot 40 kg dalam 8 bulan, berikut penuturan Bagus kepada detikHealth, seperti ditulis pada Senin (16/6/2014):
Saya mengalami kegemukan semenjak tahun 2008. Berat badan saya selalu berada di antara 95-110 kg dengan tinggi badan 180 cm. Kegemukan ini tentu mengganggu penampilan dan kesehatan saya. Saya sering lelah, letih dan gampang sakit. Berbagai macam hal saya sudah lakukan mulai dari diet, minum obat, minum jamu dan tusuk jarum. Hasilnya, berat badan saya turun sedikit dan naik kembali lebih banyak.
Selain itu, saya juga mencoba melakukan olahraga ketat sekitar 5 jam per hari. Namun hasilnya, berat badan saya tetap di atas 95 kg.
Saya kemudian belajar tentang mindful eating atau makan dengan sadar, karena selama ini saya tidak pernah merasa kenyang. Sejak saat itu saya selalu mempraktikkan makan ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang.
Awalnya sangat susah tetapi perlahan saya mulai bisa menjalankannya. Luar biasanya, dengan cara seperti bobot tubuh saya bisa turun 2 kg dalam sebulan. Itupun tanpa olahraga berarti, yaitu hanya cuci baju dengan tangan dan bersih-bersih rumah.
Kemudian saya belajar merasakan lapar, membedakan antara lapar tubuh saya dan lapar emosional. Hasilnya saya bisa mengatur makanan yang masuk ke tubuh saya, yakni makanan yang benar benar saya inginkan bukan setiap makanan yang ada di depan saya.
Saya juga mulai berlatih olahraga lari. Gabungan mindful eating dan olahraga dalam tempo 8 bulan membuat bobot tubuh saya turun 40 kg. Kini, badan saya terasa lebih bugar dan sehat dari sebelumnya.
(ajg/up)










































