Kesibukan sebagai mahasiswa membuat badan Lamhot Gibson Halashon Pane menggembung. Prihatin dengan kondisi badannya, ia pun berinisiatif untuk diet. Sukses, dia pun memangkas bobot dari 80 kg menjadi 65 kg dalam 4 bulan!
Seperti dituturkan kepada detikHealth, berikut ini kisah sukses diet ala mahasiswa sibuk yang dijalani Lamhot, seperti ditulis Selasa (24/6/2014).
Sebagai mahasiswa yang disibukkan oleh kegiatan perkuliahan, pengerjaan tugas, jam tidur yang terpaksa menjadi tidak normal dikarenakan banyaknya tugas di kampus, saya memiliki pola hidup yang kurang sehat. Pola hidup yang kurang sehat tersebut seperti makan sebanyak-banyaknya, karena bagi mahasiswa kebanyakan tidak mementingkan kualitas makanan tetapi kuantitas dari makanan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pada bulan Juni 2013 saya mengalami titik jenuh. Rasa cuek tersebut, hancur oleh karena keinginan simpel dan sederhana menurut saya. Hal simpel yang dapat merubah rasa cuek saya terhadap berat badan 80 kg adalah pakaian.
Saya capek dan sering kecewa bilamana ingin belanja kemeja atau pun celana. Pusat perbelanjaan banyak menjual kemeja kemeja bagus dan celana yang bagus yang sesuai dengan trend masa kini. Namun potongan dan model dari pakaian tersebut tidak lah cocok bila saya kenakan pada postur gemuk.
Walaupun model kemeja Slimfit dan celana slimfit ada yang ukuran besar dan muat pada saya tetapi bila saya pakai tidak ada timbul kesan saya kelihatan slim bila mengenakannya. Kecewa dan capek itu yang saya rasakan.
Akhirnya saya memulai untuk berani membuang rasa malu saya. Dulu saya sering malu bila di ajak teman untuk nge-gym, karena di pikiran saya di tempat gym badan mereka pasti bagus bagus tidak ada yang seperti saya. Namun suatu kutipan yang menyadarkan saya adalah "Badan Bagus tidak langsung dimiliki seseorang, badan bagus adalah hasil latihan dan kerja keras".
Saya memikirkannya dan merenungi kalimat tersebut. Lalu saya memulai kehidupan baru, membuang rasa malu untuk datang ke gym dan cuek pada orang-orang di gym yang telah memiliki badan bagus. Di dalam diri saya saya tanamkan "Badan bagus lo pasti berawal dari badan yang tidak bagus, kalo lo bisa gue pasti bisa".
Akhirnya pada pertengahan bulan Juni tahun 2013 saya memulai untuk rutin ke gym. Saya rutin ke gym dan berlatih 4 hari seminggu. Saya tidak segan untuk bertanya cara latihan beban yang benar, gerakan yang benar dan bertanya kepada orang-orang yang berlatih di gym baik itu teknik maupun pola makan.
Untuk 4 hari latihan dalam seminggu saya melatih otot otot yang berbeda. Hari Senin saya latihan otot dada dengan 5 repetisi (5 alat berbeda) dan satu repetisi dilakukan 4 set; satu set saya lakukan dengan 10 gerakan. latihan otot dada disertai dengan latihan otot bisep.
Hari Rabu saya latihan otot Punggung dengan 6 repetisi, dan satu repetisi diisi dengan 4 set, tiap set 10 kali gerakan. Latihan otot punggung saya sertai dengan latihan otot trisep.
Hari Jumat saya Latihan otot bahu dengan 4 repetisi dengan 4 set tiap repetisi, dan tiap set diisi dengan 10 gerakan. Latihan otot bahu saya lakukan disertai dengan latihan otot kaki dengan.
Sedangkan hari ke-4 saya tidak berlatih beban, saya melakukan kardio, pada hari sabtu saya berenang selama satu setengah jam tentunya selama satu setengah jam itu saya ada istirahatnya. 4 hari pola latihan dalam seminggu seperti itu rutin saya lakukan.
Untuk pola makan sendiri dikarenakan saya terbatas dana karena berprofesi sebagai mahasiswa perantau yang sedang kuliah. Menyebabkan saya tidak membeli suplemen suplemen kimia atau semacamnya. Saya hanya mengubah pola makan saya. Pagi hari saya makan ubi rebus 1-2 buah.
Itu rutin selama program diet saya lakukan. Dan untuk makan siang dan makan malam saya memperbanyak serat berupa sayuran mengurangi nasi dan tidak menambah gorengan pada menu makanan saya. Untuk mengkonsumsi buah, saya merubah pola makan dalam mengkonsumsi buah, yang selama ini saya memakan buah setelah makan, namun saya merubahnya menjadi makan buah 15-30 menit sebelum saya makan siang dan makan malam.
Ini saya lakukan bukan tanpa alasan. saya pernah melihat acara talkshow kesehatan di TV yang mengatakan bahwa makan buat sebelum makan itu lebih baik dibanding makan buah setelah makan.
Dan untuk suplemen alami yang saya konsumsi saat ingin latihan di gym adalah saya mengkonsumsi kopi hitam tanpa gula satu gelas sebelum latihan dan satu gelas setelah latihan. begitulah saya meningkatkan stamina.
Alhasil dengan konsentrasi dan fokus dalam latihan dan mengatur pola makan akhirnya pada bulan Oktober 2013 saya menemukan berat badan ideal bagi saya yaitu 65 kg. Dan sampai saat saya mengetik artikel diet saya ini berat badan saya masih tetap terjaga di angka 65 kg.
Dan efek dari berkurangnya berat badan saya, terjadi pengecilan ukuran baju, dan ukuran celana saya. Bagi saya ini cara diet alami gaya mahasiswa yang ngekost. Jangan percaya tubuh ideal didapat dengan mengeluarkan uang yang banyak untuk mengkonsumsi suplemen. Tubuh ideal diperoleh dengan membangun niat dan kesadaran diri serta konsistensi dan kerja keras untuk memperolehnya.
Semoga menginspirasi khususnya para rekan mahasiswa yang ingin menurunkan berat badan dengan alasan yang lain atau bahkan alasan yang sama dengan saya. Terima kasih. Best regards, Lamhot Gibson Halashon Pane.
(up/up)











































