Kisah Irna Sukses Pangkas Bobot 11 Kg Berkat Rajin Konsumsi Oatmeal

Diet Experience

Kisah Irna Sukses Pangkas Bobot 11 Kg Berkat Rajin Konsumsi Oatmeal

- detikHealth
Rabu, 25 Jun 2014 18:31 WIB
Kisah Irna Sukses Pangkas Bobot 11 Kg Berkat Rajin Konsumsi Oatmeal
before
Bekasi - Sama seperti sebagian besar wanita lain yang kerap melampiaskan emosi pada makanan, Astia Irna (26) juga mengalaminya. Akibatnya tanpa disadari bobotnya naik hingga mencapai 63 kg. Apa yang kemudian ia lakukan hingga bobotnya berhasil turun sebanyak 11 kg dalam waktu 2 bulan?

Wanita yang bekerja sebagai karyawati swasta kelahiran 22 Oktober 1987 ini pun menceritakan kepada detikHealth mengenai tips dietnya tersebut, seperti ditulis pada Rabu (25/6/2014):

Saya adalah seorang karyawati swasta yang setiap kali merasa stres dengan pekerjaan akan melampiaskan dengan makan makanan kesukaan. Lebih buruknya, saya kerap melakukan kebiasaan ini di waktu makan malam. Berlangsung selama lebih kurang 6 bulan, bobot saya pun melonjak hingga menjadi 63 kg.

Suatu hari saya sangat terkejut ketika saya harus membeli bebrapa baju tetapi tidak muat dengan ukuran biasanya yaitu M. Saat itu saya bahkan harus mencari baju-baju dengan ukuran XL. Merasa sesak dan selalu cepat lelah, akhirnya saya memutuskan untuk mengurangi porsi makan.

Sayangnya semakin saya bersemangat, saya malah lebih banyak makan, karena sugesti saya rasanya jadi ingin terus-menerus mengunyah dan lapar.

Saya mencoba-coba juga untuk minum minuman suplemen, tetapi sepertinya tidak cocok untuk saya karena saya menjadi lemas, pusing dan terus-menerus membayangkan makanan. Sampai akhirnya saya coba untuk mengonsumsi oatmeal.

Saya makan sepiring oatmeal di pagi hari dan kemudian minum 2 gelas air putih. Nanti sekitar pukul 10 atau 11 pagi saya makan biskuit oatmeal satu keping. Oatmeal membuat saya tidak merasa lapar dan merasa puas.

Selain itu, saya juga membiasakan untuk tidak pernah telat makan siang. Sebab kalau telat saya akan merasa lapar dan akan makan lebih banyak tanpa disadari. Menu saya kurang lebih nasi putih atau nasi merah beserta sayur dan lauk. Saya membebaskan diri saya untuk makan di siang hari karena setelah itu saya tidak akan makan lagi kecuali buah.

Saya gemar sekali makan gorengan, jajanan pasar, serta segala jenis kerupuk dan keripik pedas. Saya berusaha keras untuk menghentikan hobi saya itu, saya berhenti makan semua jenis makanan berbahan dasar tepung seperti biskuit, cake, siomay, bakso, gorengan, kerupuk dan lain-lain. Jika saya merasa lapar saya akan makan jagung rebus manis atau labu kecil yang rasanya cukup manis.

Sekarang bobot saya turun menjadi 52 kg, ukuran baju saya sudah kembali M dan kini saya menggabungkan diet saya dengan olahraga kecil di pagi hari. Saya merasa dengan olahraga, perut buncit bisa diatasi. Saya tetap menjaga pola makan sampai saat ini agar badan tetap sehat dan langsing.

(ajg/up)

Berita Terkait