Menyadari hal tersebut, Laodike pun berniat untuk menurunkan berat badannya dengan pola diet OCD. Dalam satu tahun, ia akhirnya berhasil menurunkan 41 kg berat badannya! Berikut paparan Laodike kepada detikHealth, seperti ditulis pada Selasa (1/7/2014):
Dilahirkan sebagai anak tunggal membuat saya terlena dengan semua fasilitas 'ala anak tunggal' yang diberikan orang tua. Dari kebiasaan ngemil es krim yang bisa sampai 1 liter per hari dan berbagai stok camilan yang memenuhi kulkas rumah, semuanya menyebabkan berat badan saya naik tak terkendali. Di masa itu berat badan saya sampai menginjak 98 kg.
Saat kemudian saya memiliki seorang kekasih, saya akhirnya harus malu sendiri dengan keadaan fisik yang berbobot gemuk. Walaupun sebenarnya pasangan saya menerima saya apa adanya, tapi hati ini miris ketika harus bersanding dengan teman-teman kekasih saya. Mereka selalu membawa pasangan masing-masing yang semuanya cantik, langsing dan seksi.
Apalagi waktu akhirnya harus berlibur ke Bandung, saya harus menerima kenyataan memborong baju-baju ukuran ibu hamil. Padahal banyak pakaian yang keren yang sayangnya hanya untuk ukuran tubuh normal.
Saya pun berniat untuk menurunkan berat badan saya. Dengan mengikuti pola diet OCD dan berenang secara teratur. Saya juga memperbanyak konsumsi air putih agar kulit tetap kelihatan segar dan lembab.
Selain itu, saya juga mengonsumsi Virgin Coconut Oil (VCO) sebelum masuk jendela makan. Satu tahun pun berlalu dan berat saya akhirnya turun dari semula 98 kg menjadi 57 kg.
(ajg/up)











































