Dengan mengatur pola makan dan olahraga tiap sore, Rony berhasil menurunkan 20 kg berat badannya dalam 3 bulan. Berikut paparan pria 22 tahun ini kepada detikHealth, Senin (7/7/2014).
Dari kecil saya memang sudah tergolong anak yang doyan makan. Bahkan ketika saya masih kelas 2 SD saya sudah terbiasa makan 2 mie instan sekaligus dengan dua telur, sayuran, dan tahu. Saat kelas 6 SD bobot saya mencapai 65 kg. Padahal waktu itu tinggi badan saya termasuk pendek diantara teman-teman dan saya sering menjadi bahan ejekan teman-teman saya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kuliah berat badan saya menjadi 90 kg. Hal ini terjadi karena saya sering hang out dan makan fast food sama teman kuliah. Menjelang wisuda saya mulai sadar. Saya ingin seperti teman-teman saya yang memiliki tubuh ideal dan mempunyai pendamping untuk wisuda.
Akhirnya saya mulai menjalani diet saya dengan berlari setiap sore selama 1 jam. Awalnya memang terasa sangat berat bagi saya, namun lama-kelamaan saya mulai terbiasa. Untuk mencegah kebosanan, saya juga bermain basket dengan teman kuliah.
Setelah saya berolahraga saya tidak makan pada malam hari. Untuk menahan rasa lapar saya hanya minum air putih dan makan pisang saja. Sehari-hari saya mulai menjalani pola makan sehat dengan tidak mengonsumsi gorengan, makanan berlemak, makanan manis, dan fokus untuk lebih banyak mengonsumsi sayuran dan banyak minum air putih.
Setelah kurang lebih 3 bulan saya menjalani itu, akhirnya berat badan saya mulai turun menuju badan ideal saya yaitu 70 kg. Saya mulai percaya diri dengan penampilan saya ini. Saya berencana mencapai badan ideal saya yaitu 65 kg. Semoga target saya bisa tercapai yaitu wisuda dengan berat badan 65 kg dan ditemani oleh pendamping wisuda impian saya.
(up/up)











































