Akhirnya gadis 19 tahun ini menemukan cara diet yang tepat yakni dengan mengubah pola makan dan rutin berolahraga. Dengan cara ini, Windy berhasil menurunkan 10 kg beratnya dalam waktu empat bulan. Berikut paparannya kepada detikHealth, Kamis (7/8/2014):
Saya menjalankan diet ketika duduk di bangku SMA kelas 3, tepatnya setelah selesai Ujian Nasional. Saat itu, berat badan saya 60 kg dan semua baju di lemari sudah tidak cukup untuk dipakai. Oleh karena itu, saya berniat untuk berdiet. Sebelumnya saya pernah menjalankan diet tapi gagal karena pola yang salah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah 1 jam, saya sarapan pagi dengan nasi sebanyak empat sendok makan dan telur rebus, serta minum susu low fat. Saya juga mengusahakan untuk minum air putih 2 liter sehari. Untuk camilannya, saya makan buah atau sayur setiap jam 11 siang dan sore hari. Biasanya saya makan buah pepaya, ubi rebus, dan minum susu low fat.
Setelah jam 5 sore saya sudah tidak makan lagi. Jika saat malam saya lapar, saya hanya makan yang mengandung sedikit kalori seperti buah atau sayur. Selama saya menjalankan program diet, saya menghindari makanan yang digoreng dan memilih makanan yang direbus.
Selain itu, saya juga menghitung kalori yang saya makan setiap hari. Saya usahakan untuk tidak lebih dari 1500 kalori per hari. Tak lupa juga untuk selalu berolahraga agar lemak di perut tidak terlalu menumpuk. Setelah menjalankan diet selama 4 bulan, berat saya turun 10 kg.
Saya sangat bangga sekali dengan kerja keras ini. Teman-teman juga kaget melihat perubahan badan saya sekarang. Selama saya menjalankan diet, saya tidak berani memakai obat pelangsing karena takut ada efek samping pada tubuh saya.
(ajg/rdn)










































