Ikuti Saran Guru Olahraganya, Candra Turunkan 23 Kg Bobotnya dalam 7 Bulan

Diet Experience

Ikuti Saran Guru Olahraganya, Candra Turunkan 23 Kg Bobotnya dalam 7 Bulan

- detikHealth
Jumat, 08 Agu 2014 13:17 WIB
Ikuti Saran Guru Olahraganya, Candra Turunkan 23 Kg Bobotnya dalam 7 Bulan
Bandung - Tak hanya memiliki kemampuan dalam mengajar, seorang guru juga harus memiliki penampilan fisik yang menarik. Bagi Candra Gunadi, penampilannya dulu terlihat sangat tidak proporsional. Oleh karena itu, ia ingin menurunkan berat badannya.

Mendapatkan saran dari seorang guru olahraga, pria 25 tahun ini mulai mengubah pola makannya menjadi lebih teratur dan olahraga selama 30 menit setiap hari. Dalam waktu 7 bulan, guru yang mengajar di Bandung ini berhasil menurunkan 23 kg! Berikut paparannya kepada detikHealth, Jumat (8/8/2014):

Menjadi seorang guru, penampilan fisik menjadi nilai lebih selain kemampuan kita mengajar di dalam kelas. Saat itu tahun 2013 berat badanku 89 kg dengan tinggi badan 166 cm. Tentu berat badanku sangat jauh dari ideal sehingga terlihat sangat tidak proporsional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mempunyai bobot badan berlebih ternyata menimbulkan beberapa kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pertama karena semua pakaian yang aku pakai sebelumnya tidak muat. Kedua adalah kondisi fisikku yang mudah lelah ketika berjalan kaki. Ketiga adalah selalu menjadi bahan ejekan teman-teman.

Berdasarkan ketiga hal di atas aku mulai berpikir dan berencana untuk menurunkan berat badan. Meski sempat pesimis, aku tetap melakukan diet. Mendengar berbagai macam bentuk diet, akhirnya kuputuskan untuk meminta saran dari teman yang kebetulan guru olahraga. Aku diberi saran sederhana yakni makan sesuai jadwal dan olahraga 30 menit setiap hari.

Pertama, aku mulai menyusun jadwal makan yaitu makan pagi antara pukul 5-7 pagi, makan siang 12-2 siang, dan makan malam 5-7 malam. Di luar itu aku tidak makan apapun termasuk camilan. Memang terasa berat di awal, terutama pada malam hari. Jika mulai terasa lapar, aku siasati dengan minum segelas teh dengan gula yang tidak terlalu banyak.

Setelah mulai sedikit terbiasa, aku coba menjalankan saran yang kedua yaitu olahraga 30 menit setiap hari. Saat itu aku memilih lari sore sekitar pukul setengah 4 sore. Lari yang aku lakukan bertahap, dari 10 menit kemudian 20 menit hingga sampai 30 menit setiap hari. Kedua saran tersebut aku lakukan setiap hari sebagai rutinitas.

Selain itu, aku juga mulai memilah makanan yang dapat membantu menurunkan berat badan dan juga mengonsumsi teh hijau sebelum dan sesudah tidur. Bulan Oktober 2013, aku coba menimbang berat badan yang ternyata menunjukan 66 kg. Dengan berat tersebut aku sudah mulai percaya diri.

(ajg/rdn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads