Berkat Sarapan Smoothies Bayam, Kailan dan Apel, Bobot Aisha Turun 25 Kg!

Diet Experience

Berkat Sarapan Smoothies Bayam, Kailan dan Apel, Bobot Aisha Turun 25 Kg!

- detikHealth
Kamis, 14 Agu 2014 16:32 WIB
Berkat Sarapan Smoothies Bayam, Kailan dan Apel, Bobot Aisha Turun 25 Kg!
Before
Jombang - Meksipun memiliki badan yang gemuk, Aisha tak pernah terpikirkan untuk menurunkan berat badannya. Saat kuliah, gadis dari Jombang, Jawa Timur, ini baru disadarkan dengan kesehatan tubuhnya yang makin menurun. Saat itulah ia kemudian baru berusaha menurunkan berat badannya.

Meski awalnya tak berhasil, gadis 25 tahun ini tetap membulatkan tekadnya untuk menurunkan berat badan. Pola makan clean eating dan olahraga secara rutin pun giat dilakukannya. Alhasil dalam 8 bulan, Aisha berhasil menurunkan 25 kg bobotnya! Berikut paparannya kepada detikHealth, Kamis (14/8/2014):

Gemuk sudah identik dengan saya sejak kecil. Selain itu, saya juga seorang pencinta makanan, suka membuat makanan dan wisata kuliner. Semenjak kuliah pola hidup saya tidak sehat sama sekali. Tak hanya itu, saya juga jarang olahraga. Berat pun naik 8 kg selama 11 bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengetahui hal itu, saya pun mencoba untuk berdiet. Awalnya saya mencoba diet mayo. Setelah berhasil mencoba selama 13 hari, tak lama saya pun kalap makan makanan yang saya rindukan. Hasilnya berat naik menjadi 2 kg. Tak mau memiliki berat badan yang gemuk, saya pun mencoba pola makan clean eating.

Saya mencoba memperbanyak konsumsi sayur dan buah, mengganti nasi putih menjadi ubi/kentang/beras merah, menghindari garam, gula putih, dan juga gorengan. Saat sarapan, saya mengonsumsi smoothies yang berisi campuran bayam, kailan, timun, seledri, parsley, nanas dan apel.

Saat siang, saya makan dengan salad sayur mentah seperti selada, timun, paprika, tomat, dan almond. Terkadang ditambah dengan tumis sayur kalau sedang ingin makan yang pedas. Makan malam hampir sama dengan makan siang, biasanya saya tambah ubi kukus kalau lapar.

Tak hanya itu, saya juga olahraga sendiri di kamar. Setiap 5-6 kali sepekan saya melakukan cardio, strength training, dan ABS Workout yang dilakukan selama 1 jam sehari. Saya juga lari 5-8 km setiap 2 hari sekali sebagai selingan. Sedikit demi sedikit berat turun 25 kg selama 8 bulan, yang semula 68 kg menjadi 43 kg.

Agar berat tetap stabil, saya tetap menjalani diet tersebut dan rajin olahraga. Meski diet, saya tetap bisa menikmati kecintaan saya terhadap makanan. Dengan berdiet saya lebih banyak berkreasi membuat makanan dan memasukkannya di media sosial. Hal ini membuat saya lebih hemat dan tak mau mencoba jajanan di luar.

(ajg/up)

Berita Terkait