Dengan rutin melakukan hal tersebut, tubuh Meri kini tampak lebih proporsional dengan tinggi badan 162 cm dan berat badan 60 kg. Ya, sebelumnya berat badan Meri adalah 69 kg. Berikut kisahnya, seperti ditulis detikHealth pada Minggu (7/9/2014):
Setelah lulus SMA saya baru merasa minder dengan berat badan saya yang kurang proposional, yaitu dengan berat badan 69 kg dan tinggi badan 162 cm. Saya merasa tidak nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya tentu terkejut, tapi saat itu juga saya menyadari bahwa tubuh itu perlu bergerak. Meskipun kita makan banyak, tetapi kalau badan kita juga banyak bergerak maka kalori dalam tubuh pun berkurang.
Pada bulan Juni 2014, saya berhenti bekerja. Tapi saya berpikir bagaimana caranya agar tidak boleh bermalas-malasan meskipun di rumah. Saya jadi sering olahraga minimal lari 4 kali dalam sepekan, bisa pagi, siang atau sore. Saya juga mengurangi porsi nasi dan memperbanyak sayuran.
Apalagi saat puasa Ramadan kemarin, biasanya selalu ada faktor balas dendam setelah berbuka dan malas-malasan di siang hari, tapi kali ini tidak karena niat yang kuat. Alhasil saya selalu berolahraga meskipun sedang berpuasa. Berat badan saya pun kembali turun 2 kg setelah Lebaran.
Rasanya senang sekali. Sekarang jika bertemu dengan teman lama mereka pasti pangling melihat perubahan pada tubuh saya. Saya jadi merasa jauh lebih percaya diri.
(ajg/ajg)











































