Dengan tinggi badan 172 cm dan berat badan 85 kg, Adrian Priyo Aji (22) mengaku kerap merasa kegemukan. Ia pun kemudian memilih joging sebagai cara untuk bisa menurunkan berat badannya tersebut. Lantas apa yang istimewa dari joging yang ia lakukan?
Adrian menggunakan teknik bernapas 3:2 untuk menguatkan sistem pernapasannya kala joging. Berhasil, ia menjadi rutin joging dan berat badannya pun turun menjadi 74 kg dalam waktu 9 bulan. Berikut kisahnya, seperti ditulis detikHealth pada Jumat (19/9/2014):
Saya mulai berniat menurunkan berat badan sekitar Januari 2014 kemarin. Pada saat itu saya berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir sehingga mengharuskan saya memiliki penampilan yang baik ketika berada di dunia kerja. Motivasi terbesar datang dari kekasih saya, Malisa. Ia juga yang selalu mendukung dan menemani saya joging.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya memiliki tips bagi pembaca detikHealth yang baru memulai joging, yaitu dengan melakukan pola pernapasan yang baik. Pola pernapasan yang saya lakukan adalah 3:2 yaitu tiga kali menarik napas dan dua kali membuang napas. Jadi dilakukan dengan menarik napas 3x hitungan dan membuang napas dalam 2x hitungan. Sebaiknya ini dilakukan secara konsisten.
Pola tersebut dapat meningkatkan jarak tempuh joging. Sudah saya buktikan sendiri.
Dalam pola makan, saya membiasakan untuk konsumsi sedikit nasi dan menambah jumlah lauk serta sayuran. Saya juga menghilangkan kebiasaan makan malam dan menggantinya dengan susu rendah lemak. Hasilnya sangat membahagiakan ketika berat badan saya menjadi 75 kg di bulan kesembilan.
Target ke depan saya tingkatkan jarak tempuh joging menjadi 10 km setiap joging karena faktanya berimbas positif dalam kesehatan dan kehidupan saya. Ya, sekarang saya merasa jadi lebih sehat.
(ajg/up)











































