Sit-up 150 Kali Sehari, Kunci Theofilus Pangkas Bobot 38 Kg

Diet Experience

Sit-up 150 Kali Sehari, Kunci Theofilus Pangkas Bobot 38 Kg

- detikHealth
Sabtu, 20 Sep 2014 12:35 WIB
Sit-up 150 Kali Sehari, Kunci Theofilus Pangkas Bobot 38 Kg
Theofilus (Before)
Surabaya - Menyadari tubuhnya kegemukan dan rentan terhadap diabetes serta penyakit kolesterol tinggi, Theofilus Ewaldo (25) bertekad untuk berdiet. Konsisten, berat badannya pun berhasil turun 38 kg dalam waktu 7 bulan saja.

Ya, kini berat badan Theofilus stabil di angka 69 kg. Ingin berbagi trik sukses dietnya kepada para pembaca, berikut paparannya seperti diungkapkan kepada detikHealth dan ditulis pada Sabtu (20/9/2014):

Saya melakukan diet karena ingin menjalankan pola hidup sehat. Saya sadar dengan kegemukan maka saya menjadi rentan akan diabetes, kolesterol, dan lain-lain. Selain itu, saya ingin meningkatkan rasa percaya diri dengan penampilan yang proposional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berat badan saya awalnya mencapai 107 kg, tapi saya merasa baik-baik saja. Mungkin karena ditunjang postur yang agak tinggi yakni 180 cm. Namun lama-kelamaan, saya menyadari bahwa risiko penyakit obesitas mengintai. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk diet.

Untuk memulai program, awalnya saya membuat kontrak dan target untuk diri saya. Adapun kontraknya adalah motivasi, komitmen dan ketekunan. Sedangkan untuk target adalah minimal turun 1 kg dalam seminggu. Menurut saya kontrak dan target inilah yang menjadi pondasi saya untuk memulai diet.

Awalnya saya mulai mengurangi porsi makan saya dengan tidak makan malam serta diikuti dengan jalan pagi sekitar 30 menit. Kemudian, setelah tubuh saya bisa beradaptasi, maka saya mulai meningkatkan porsi olahraga saya, menjadi lari pagi disertai sit-up dan push-up serta mengurangi sarapan pagi.

Saat ini, porsi sit-up saya adalah 150 kali sehari, dibagi menjadi 3 bagian, pagi, siang, dan malam masing-masing 50 kali dan push-up 60 kali sehari. Awalnya saya hanya mampu sit-up hanya 15 kali dan push-up 5 kali, namun karena sudah beradaptasi maka bisa mencapai porsi latihan seperti itu.

Dengan mengatur jumlah kalori yang masuk dan yang dikeluarkan serta mengatur porsi olahraga, maka saya bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Kuncinya adalah kontrak saya. Ada kalanya saya meraaa putus asa dan hasilnya tidak signifikan. Selain itu, terkadang di pikiran sering muncul kompromi untuk sesekali makan malam atau ngemil ataupun tidak berolahraga.

Namun, kembali ke motivasi, komitmen, dan ketekunan, itu semua yang membuat saya menjadi disiplin dan semangat untuk melakukan program diet. Kemudian, pada saat ini, berat badan saya sudah mencapai 69 kg. Saya bangga dengan kerja keras saya untuk mencapai berat badan yang ideal.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan (disesuaikan dengan kemampuan individu). Tetapi langkah awal adalah dimulai dengan motivasi. Langkah-langkah berikutnya sampai ke tujuan adalah komitmen dan ketekunan kita untuk mencapainya. Semoga sharing saya dapat membantu dan menginspirasi sahabat pembaca sekalian.



(ajg/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads