Laras Pratiningsih (18) berhasil membuktikan hal tersebut. Dengan rajin melakukan lompat tali dan mengubah pola makan, berat badannya yang semula 80 kg turun menjadi 55 kg dalam waktu 6 bulan saja. Kini, ia pun jadi jauh lebih percaya diri karena bertubuh lebih proporsional.
Simak kisah sukses diet Laras seperti diungkapkan kepada detikHealth dan ditulis pada Selasa (21/10/2014):
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akun tersebut diberikan tips untuk mengatur diet makanan sehat, olahraga dan motivasi berdiet. Sejak saat itu aktivitas-aktivitas seperti sit-up, push-up, squat jump, jumping jack, lunges dan teman-temannya pun menjadi sahabat saya berolahraga. Saya memang tidak pernah olahraga di gym karena uangnya lebih baik untuk saya jajan di sekolah.
Selain melakukan latihan-latihan tersebut, saya juga menambahkan skipping sebagai olahraga pembakar lemak. Kalau awalnya saya hanya sanggup melakukan 500 lompatan, sekarang lompatan saya jumlahnya bisa mencapai 2 ribu, bahkan lebih. Di saat weekend saya menyelipkan renang sebagai alternatif karena sekalian bisa berkumpul dengan teman-teman.
Untuk pola makan, saya berusaha untuk mengurangi konsumsi nasi. Saya membiasakan diri untuk mengganti nasi dengan kentang rebus. Sulitnya adalah ketika pergi makan di luar rumah bersama teman, saya harus menahan selera dan hanya pesan sayuran. Sementara untuk minuman, saya mengonsumsi minimal 2 liter air putih setiap hari.
Dari awal Januari bobot saya berangsur turun hingga akhirnya kini menjadi 55 kg. Teman-teman saya pun kaget dengan perubahan saya.. Meskipun sudah turun, saya masih melakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut karena ingin menurunkan berat badan 7 kg lagi.
(ajg/vit)











































