Badan Cucu Jadi Lebih Enteng Berkat Sarapan dengan Telur dan Roti

Diet Experience

Badan Cucu Jadi Lebih Enteng Berkat Sarapan dengan Telur dan Roti

- detikHealth
Selasa, 13 Jan 2015 12:00 WIB
Badan Cucu Jadi Lebih Enteng Berkat Sarapan dengan Telur dan Roti
Before
Cimahi - Pemilihan menu sarapan yang tepat seringkali diabaikan, padahal hal ini juga turut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap metabolisme tubuh. Nah, cara inilah yang kemudian menjadi perhatian Cucu Hidayat (27).

Ia pun kemudian memilih menu sarapan rutin seperti telur rebus dan roti. Dikombinasikan dengan rajin olahraga ringan di rumah setiap hari, berat badannya berhasil turun 12 kg. Berikut penuturannya kepada detikHealth, seperti ditulis pada Selasa (13/1/2015).

Awalnya saya termotivasi untuk berdiet karena saat bercermin saya merasa badan saya kok tidak enak dilihat. Saya pikir, 'saya saja tidak suka apalagi orang lain'. Ditambah saya juga merasa badan teman-teman saya kok bisa bagus. Saya putuskan untuk memperbaiki pola makan saya hari itu juga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah yang saya lakukan yakni utamanya dengan menjaga asupan makanan. Yang biasanya 'pemakan segala', terutama yang mengandung minyak, lemak, dan lain-lain. Kebiasaan ini saya hentikan.

Saya mulai banyak makan sayur yang dimasak dengan cara direbus tanpa memakai bumbu. Saya juga makan daging ayam tanpa kulit yang dikukus atau dipepes, serta banyak minum air putih hangat. Sebisa mungkin saya menjauhi juga makan makanan instan, berminyak, dan berlemak, yang saya pikir bisa menghambat proses diet saya.

Saya ganti juga asupan nasi dengan kentang atau serabi. Makan pagi saya cukup dengan telur rebus dua butir tanpa kuning, kadang ditambah roti jika masih terasa lapar. Untuk makan siang saya memilih menu sayuran, kentang, dan telur rebus. Kemudian untuk makan malam saya konsumsi buah seperti pepaya, mangga, atau pisang.

Selain menjaga asupan makanan, saya juga rutin berolahraga. Setiap hari saya luangkan waktu minimal 1 jam untuk olahraga, yang saya pikir bisa bisa membantu diet saya. Olahraga yang saya lakukan biasanya seperti latihan kardio, push-up, sit-up, apapun yang bisa dilakukan di rumah. Selain semua tadi di atas saya tambah juga dengan puasa Senin Kamis, dengan niat mengurangi makan dan ibadah juga.

Semua itu saya lakukan lebih kurang 8 bulan, berat badan saya pun berhasil turun sebanyak 12 kg dari semula 78 kg menjadi 66 kg. Cukup lama memang, tapi yang saya rasakan badan jadi berasa enteng, kulit jadi bagus dan tidak bergelambir.

Oh iya satu lagi, hari Minggu saya biasanya makan makanan favorit saya, apa saja. Saya anggap ini sebagai 'hadiah' untuk perjuangan selama 6 hari sebelumnya. Tapi kuncinya yang penting jangan berlebihan. Yang paling penting dari usaha yang saya sebutkan di atas tadi adalah niat dan keinginan yang kuat, serta komitmen.

(ajg/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads