Ia hanya mengurangi porsi makan dan menghilangkan kebiasaan jajan makanan cepat saji. Selain itu, ia juga rajin melakukan olahraga dengan aerobik setiap pekannya. Alhasil bobotnya yang semula 77 kg berhasil turun menjadi 59 kg tanpa sulit. Berikut kisahnya, seperti diceritakan dan ditulis detikHealth pada Selasa (10/3/2015):
Program diet saya mulai ketika saya melihat artikel diet di detikHealth. Melihat pengalaman orang-orang yang telah sukses menjalani diet dan menurunkan berat badan, saya mulai termotivasi untuk menjalaninya juga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya hanya memakan kentang rebus dan telur tanpa kuningnya. Untuk daging, saya memilih dada ayam yang direbus tanpa bumbu atau daging sapi rebus beserta brokoli. Lalu untuk menu camilan saya memilih buah. Terkadang saya juga meminum susu kacang kedelai tanpa gula dan es.
Untuk latihan fisik, saya aerobik dan joging tiga kali seminggu. Pola ini terus saya lakukan hingga lima bulan lamanya. Akhirnya dari berat saya yang sebelumnya 77 kg saat ini turun jadi 59 kg.
Setelah saya berhasil menjalankan program penurunan berat badan ini, saya tetap menjaga pola makan dengan memperbanyak memakan sayuran dan buah-buahan, serta giat berolahraga. (Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)










































