Akhirnya ia pun berkonsultasi ke dokter dan dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang sehat saja. Dengan begitu, tubuh kan menyembuhkan dengan sendirinya tanpa harus mengonsumsi obat-obatan. Imam pun berusaha memperbaiki pola makannya. Sukses! Berat badannya berhasil turun menjadi 72 kg.
Berikut kisah diet Imam, seperti diceritakan dan ditulis detikHealth pada Selasa (12/5/2015):
Saya pernah melakukan diet sebelumnya dan paling mentok berat badan turun di angka 77 kg. Tapi kemudian kembali naik lagi karena saya makan seperti semula.
Pengalaman saya sekarang bermula dari masalah kesehatan yang saya alami. Kemudian dokter menyarankan saya untuk makan makanan yang sehat saja, jadi obatnya adalah makanan sehat dan tubuh akan menyembuhkan dengan sendirinya tanpa obat-obatan, atau yang sering disebut juga sebagai self healing.
Maka sejak itu selama 2 bulan ini saya hanya makan makanan yang sehat saja. Makanan saya tiga kali sehari harus sehat dan seimbang, jadi semua harus ada, mulai dari asupan karbohidrat, protein dan lemak. Tidak ada yang dikurangi setiap makan baik makan pagi, makan siang dan makan malam.
Jenis makanan yang saya hindari adalah nasi, tepung, umbi-umbian, gula, makanan yang digoreng dan daging merah. Jadi untuk pengganti nasi saya makan sumber karbohidrat yang bagus yaitu daun salada mentah sebagai lalapan). Untuk protein saya makan ikan, seafood, ayam, tempe, tahu, dan putih telur. Sementara untuk lemak saya mengonsumsi buah seperti alpukat.
Contoh menu saya adalah lalapan salada 200 gram, opor ayam, lalapan mentimun 1 buah, tomat 1 buah, dan alpukat. Menu tersebut harus ada untuk makan pagi, siang dan malam. Sementara untuk minum saya mengonsumsi air putih atau air kelapa muda.
Dengan pola makan sehat tersebut saya kenyang, kembali sehat dan bonusnya berat badan saya turun 12 kg. Pola makan ini akan saya pertahankan untuk mendapatkan kesehatan yang maksimal dan juga berat badan yang ideal.
(Ajeng Anastasia Kinanti/AN Uyung Pramudiarja)











































