Selasa, 19 Mei 2015 15:08 WIB

Diet Experience

Rajin Main Bulutangkis dan Banyak Makan Sayur, Bobot Yeni Sukses Turun 32 Kg

feed
Dikirim Oleh
Before Before After After
Bondowoso - Di usia 32 tahun, Yeni Budi sudah memiliki berat badan 80 kg. Padahal tinggi badannya saat itu ialah 144 cm. Merasa tak cukup proporsional, akhirnya Yeni pun mencoba menurunkan berat badannya dengan cara mengubah pola hidupnya.

Akhirnya setelah konsisten 1,5 tahun memperbaiki pola makan dan lebih rajin berolahraga, berat badan Yeni berhasil turun menjadi 48 kg. Ini berarti berat badannya berhasil turun sebanyak 32 kg. Berikut kisah dietnya, seperti ditulis detikHealth pada Selasa (19/5/2015):

Sebelum mencoba berat badan kali ini, saya berdoa kepada Allah SWT. Ini karena sebelumnya saya sudah mencoba berkali-kali untuk menurunkan berat badan tapi selalu saja gagal.

Sebenarnya saya suka olahraga sejak masih anak-anak kecil, tapi karena pola makan tak terkontrol jadilah berat badan saya melonjak menuju angka 80 kg. Dengan tinggi badan hanya 144 cm saya merasa tubuh saya kurang proporsional. Belum lagi cemoohan orang. Akhirnya saya memutuskan untuk konsisten menurunkan berat badan.

Saya memulainya dengan rajin berlari, juga sauna agar keringat yang keluar lebih banyak. Untuk makanan, saya mengurangi asupan karbohidrat berlebihan. Saya makan 2 kali sehari dengan memperbanyak konsumsi sayur. Selain lari, saya juga main bulutangkis dan bersepeda sampai sekarang.

Setelah kira-kira 1,5 tahun atau 18 bulan, Alhamdulillah berat badan saya turun menjadi 48 kg. Rasanya enteng banget, saya sangat bersyukur. Sekarang saya sudah terbiasa mengonsumsi sayur dan buah dua kali sehari pagi dan sore. Walaupun lama waktu yang saya butuhkan untuk menurunkan berat badan, tapi saya menikmati.

Kini dari yang biasanya pakai kaus berukuran XXL, sekarang sudah bisa pakai ukuran S. Dari cerita saya kesimpulannya adalah:
1. Niat adalah kuncinya, berdoalah sebelum memulai program penurunan berat badan
2. Jangan mengonsumsi obat-obatan diet
3. Olahraga teratur. Menurut saya bersepeda olahraga paling banyak manfaatnya, tapi tetap bergantung pribadi masing-masing
4. Aturlah pola makan



(Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)