Berikut ungkapan Feby kepada detikHealth, seperti ditulis pada Kamis (4/6/2015), tentang bagaimana ia berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 13 kg tanpa merasa terbebani:
Awalnya saya berniat menurunkan berat badan karena diselingkuhi. Saya berpikir sudah tidak bisa seperti ini terus. Saya pun berkeinginan kuat untuk menurunkan berat badan.
Setiap pagi saya minum jus tomat tanpa gula dan es, kemudian untuk siang hari saya makan seperti biasa. Untuk malamnya, saya minum susu dan makan biskuit. Intinya, jangan makan gorengan dan minum es yang manis-manis. Hari-hari pertama susah sekali rasanya, ada banyak sekali godaan. Tapi saya selalu berpikir demi kesehatan yang lebih baik lagi, saya harus bisa.
Selain mengubah pola makan, saya juga rutin melakukan latihan. Setiap Sabtu pagi saya jogging 30-50 menit. Setiap hari Minggu pagi saya ke gym 40 menit, sisanya sauna dengan menggunakan alat-alat standar di sana dan kadang ikut kelas aerobik. Kenapa selain jaga makan saya juga olahraga? Supaya saat kurus saya tidak lemas.
Setelah beberapa bulan, akhirnya berat badan saya turun 13 kg. Setelah berat badanku berada di angka wajar, joggingnya mulai 2 pekan sekali. Untuk makan masih seperti biasa, tapi porsinya saja yang diatur dan saya jarang sekali makan gorengan. Saya juga tetap makan buah seperti apel, pepaya dan tomat.
Setelah berat badan turun, saya jadi lebih mudah memilih pakaian, tidak seperti dulu. Rasanya lebih sehat juga, tidak gampang sakit. Semangat untuk jadi lebih baik demi kesehatan kita sendiri.
Baca juga: Awalnya Hobi Makan Mi Instan, Kini Diah Sukses Pangkas Bobot 17 Kg
(ajg/up)











































