Seperti diceritakan kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (22/6/2015), berikut kisah Dimas yang berhasil menurunkan berat badan dengan mengubah pola makan dan olahraga:
Di awal tahun 2014 saya sudah mau lulus kuliah sehingga saya berpikir untuk memiliki badan yang proporsional. Ini agar ketika bekerja saya bisa terlihat lebih modis saat menggunaka kemeja. Di sisi lain saya juga ingin masuk ke salah satu sekolah yang ada di Indonesia, di mana sekolah itu mengharuskan siswanya memiliki kesehatan yang baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian saya memutuskan untuk membuat program penurunan berat badan sesuai dengan apa yang saya inginkan. Program ini dijalani selama satu bulan lamanya sebagai pondasi untuk membentuk kebiasaan kita. Berikut pola makannya:
- Sarapan (buah: 2 apel/2 pisang/2 roti tawar)
- Makan siang (sekepal nasi, sayuran, lauk yang memiliki sedikit minyak seperti ayam bakar)
- Makan sore, sekitar jam 5 atau 6: hanya makan sayuran dan lauk pauk (contoh capcay dan ayam bakar atau tahu rebus 4 buah)
Setiap harinya saya banyak minum air putih. Kalaupun ingin minum manis, saya hanya melakukannya saat makan siang. Pola makan ini saya imbangi dengan olahraga sebagai berikut:
- 4 hari gym (latihan dada, bahu, punggung, kaki), setiap selesai olahraga untuk mengembalikan stamina biasanya minum jus putih telor atau makan dada rebus atau makan pisang.
- 3 hari renang, biasanya setelah renang untuk mengembalikan energi saya makan pisang
Baca juga: Sempat Keseleo, Imelda Tetap Konsisten Olahraga Demi Turun Bobot 15 Kg
(ajg/up)











































