Selasa, 26 Des 2017 11:05 WIB

Diet Experience

Pengalaman Diet Zulfa Berbuah Transformasi Ukuran Baju dari 8XL Jadi XL

feed
Dikirim Oleh
Zulfa Maulida
Foto: dok: pribadi Before Foto: dok: pribadi After
Jakarta - Semula, Zulfa mengenakan ukuran baju super lebar. Dan baginya kala itu, 'big can be beautiful'. Hingga akhirnya ada pengalaman hidup yang membuatnya sadar, terlalu gemuk bukan hal yang baik untuk dipertahankan.

Zulfa memutuskan untuk mencoba salah satu diet yang ia kombinasikan dengan program olahraga. Hasilnya memuaskan. Bukan hanya ukuran bajunya yang berubah, sekarang ia merasa jauh lebih bugar dan sehat.

Untuk menginspirasi pembaca detikHealth yang lain, Zulfa membagikan pengalaman dietnya lengkap hingga drama 'jatuh bangun' menjaga komitmennya untuk lebih sehat. Jangan lupa tinggalkan komentar jika menurutmu cerita ini cukup inspiratif.

Baca juga: Cara Mudah agar Perut Tak Menggendut Selama Libur Natal dan Tahun Baru

'Big can be beautiful' itu adalah prinsip hidupku dahulu. I grew up as a very happy confident girl and married the man of my dream, Alhamdulillah. Hingga di bulan Juni 2015, I got pre eklamsia, di mana seluruh organ tubuh bagian dalam terendam cairan kecuali otak dan membuatku terbaring koma 8 hari di ICU dengan 8 alat bantu untuk penunjang kehidupan terpasang di sekujur tubuh. That's my turning point.. I will Never go back there...

Perjalanan hidup membawa ku mengenal ketosfastosis (KF), sebuah pola hidup yang membuatku belajar kembali mempercayai diri sendiri, bahwa 'mesin' tubuh kita adalah hal terbaik yg diberikan oleh-NYA, bukan sibuk mencari 'bantuan' dari luar yg memperburuk kondisi tubuh kita.

Sebelum memilih KF sebagai lifestyle, aku telah mencoba berbagai macam diet plus obat plus treatment, namun tidak adanya perubahan tingkah laku dari diriku sendiri, seperti tetap makan semaunya, tetap malas bergerak (apalagi olahraga, hadeuuhh ngebayangin aja dah capek duluan), dll maka berat badan kian melambung. Salah satu contoh, saat makan agar-agar, yang ada di pikiran ku adalah: "Ah, agar-agar kan serat, sehaaat.. "

Aku 'tidak mengingat' bahwa agar-agar itu sudah kucampur dengan susu kental manis, susu coklat UHT, dan banyak gula ..

Dalam Ketofastosis (KF), banyak hal yang aku pelajari dan jalani sebagai pola hidup sehat yaitu:

- Puasa makanan berat minimal 16 jam sehari.
- Sangat mengurangi asupan karbohidrat dan gula.
- Menambah asupan cairan : VCO, air putih, green tea, BPC, air kaldu
- Refill dg lemak dan protein.
- Istirahat dengan baik, maksimal jam 22.00 WIB
- Enjoy every steps of KF Journey, jadi tidak stress dan mencegah kortisol naik
- Menambah bergerak utk create demand. Tidak selalu olahraga berat, justru mulai dari yoga terapi, jalan cepat, weight lifting, berbenah rumah atau main bersama anak-anak. Saat ini sudah sudah lebih nyaman melakukan Muay Thai.

Dulu, nggak kebayang bisa lompat, bisa bergerak lebih bebas, bisa melakukan hal-hal yang mungkin mudah untuk orang lain, tapi sangat sulit ku lakukan.. Saat ini Alhamdulillah bisa . Pertama kalinya dalam hidup kami mendaki Puncak Dieng, 2400 m dpl tanpa kram, tanpa sesak napas dan asam lambung naik.

Dengan hidup lebih sehat, kualitas ibadah insyaa Alloh meningkat.. Keluarga dan orang tercinta pun dapat kita dampingi secara lebih optimal... Selain itu, aku tidak ingin memberi contoh pola hidup yg buruk pada anak-anak kami... Aku ingin menjadi contoh pejuang (warriors) yang mewariskan pola hidup sehat kepada mereka.

As a human being, bohong kalau aku tidak pernah ngerasa down ber KF, terutama dalam masa di mana sepertinya 'everything is stagnant'..

Here are some things that i do to my self ketika rasa itu mulai ada...

1. Bersyukur
Bersyukur bahwa Alloh SWT mempertemukan dengan pola hidup yg membuat kita lebih sehat dan bugar.. Pola hidup yg membuat ku lebih aktif dan optimal..

2. Flashback
I always remind my self:
"Do you want to go back?"
Absolutely NO... There's No Way Back..
Di masa lalu.. kalau sakit, harus selalu minum obat, baru merasa sembuh .. Kalau diare, boro-boro bisa bangun dari tempat tidur, yg ada teparrrr.

Alhamdulillah, kemarin meski diare sampai 15 kali sehari, masih bisa mengisi Pelatihan Kurikulum 2013 selama 5 hari, full day from 8 a.m - 5 p.m... Tiap diare, minum air, air kaldu, IH dan garam himalayan.. Alhamdulillah berlalu dg baik..

3. Mencari banyak alasan untuk BAHAGIA..
- Bahagia karena sekarang lebih sehat dan bugar..
- Bahagia karena bisa mendampingi anak-anak dan keluarga secara optimal
- Bahagia karena menemukan keluarga baru yang penuh dengan para pejuang untuk hidup
sehat
- Bahagia karena diberi Alloh. kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat..

Alhamdulillah, saat ini banyak perubahan yang ku rasakan.. Aku merassa jauh lebih sehat dan bugar, bisa bergerak lebih aktif dan tidak lagi menjadi 'penonton' saja. Sekarang sudah lepas dari obat maag dan pain killer.. Sekarang sudah bisa kejar kejaran with kiddos.. Yang belum bisa naik flying fox.. ... Someday I Will..

Ukuran baju dari XLLLLLLL (8L) menjadi XL. Berat badanku menurun 50 kg (dari 143 kg menjadi 93 kg saat ini). Biidznillah..

Jadi, semangat sehat ya all...

Baca juga: Bagikan Pengalaman Diet Sehat Kamu, Dapatkan Hadiah Voucher Belanja

(up/up)
News Feed