Banyak Minum, Kulit Makin Glowing? Ada Benarnya, Begini Teorinya

Banyak Minum, Kulit Makin Glowing? Ada Benarnya, Begini Teorinya

detikHealth
Senin, 11 Mei 2026 08:05 WIB
Fitri Isnia Nuryani, S.Pt
Ditulis oleh:
Fitri Isnia Nuryani, S.Pt
Sarjana peternakan dari IPB University dengan peminatan pada nutrition and feed technology. Saat ini merupakan peserta program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai penulis artikel gaya hidup
Tak Selalu Haus, Ini 4 Isyarat Tubuh Diam-diam Mulai Kekurangan Cairan
Foto: iStock
Jakarta -

Kulit glowing dan sehat nggak selalu harus dimulai dari skincare mahal. Ada satu kebiasaan paling basic yang sering disepelekan, padahal berpengaruh besar untuk menjaga kesehatan kulit, yakni cukup minum air putih.

Saat tubuh terhidrasi dengan baik, kulit juga bisa bekerja lebih optimal sebagai pelindung alami tubuh. Tapi sebenarnya, seberapa besar pengaruh air putih terhadap kondisi kulit? Benarkah kurang minum bisa membuat kulit tampak kusam dan kering?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenapa Air Putih Penting untuk Kesehatan Kulit?

Banyak orang fokus merawat kulit dari luar, mulai dari memakai skincare hingga treatment tertentu. Padahal, menjaga kesehatan kulit juga perlu dimulai dari dalam tubuh, salah satunya dengan memastikan kebutuhan cairan harian tercukupi.

ADVERTISEMENT

Dokter yang juga praktisi estetika, dr Silvia Kartika dari Seraphim Medical Center, mengatakan apa yang dikonsumsi sehari-hari memang dapat memengaruhi kondisi kulit, termasuk asupan air putih. "Kalau kita kekurangan air putih atau cenderung dehidrasi, otomatis kulit akan terasa lebih kering," jelasnya.

Saat tubuh kekurangan cairan, kulit biasanya ikut kehilangan kelembapannya. Kondisi ini membuat kulit terasa lebih kering, kasar, dan kurang nyaman. Pada beberapa orang, kulit yang terlalu kering bahkan bisa memicu keluhan lain seperti gatal, kemerahan, hingga iritasi.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa penambahan konsumsi air putih sekitar 2 liter per hari dapat membantu meningkatkan hidrasi lapisan kulit dan elastisitas kulit, terutama pada orang yang sebelumnya kurang minum. Meski efeknya tidak instan, hidrasi yang cukup dinilai membantu menjaga kondisi kulit tetap sehat dari dalam.

Karena itu, minum air putih yang cukup menjadi langkah paling dasar untuk membantu menjaga kondisi kulit tetap sehat. Sebab, saat kulit terlalu kering akibat kurang cairan, kulit bisa terasa lebih sensitif dan kurang nyaman, sehingga perawatan dari luar mungkin terasa kurang maksimal.

Tanda-Tanda Kulit Mungkin Kurang Terhidrasi

Kurang minum air putih tidak selalu langsung terasa lewat rasa haus. Pada beberapa orang, kondisi ini juga bisa terlihat dari perubahan kondisi kulit. Berikut beberapa tanda yang sering muncul:

  • Kulit terasa lebih kering. Saat tubuh kekurangan cairan, kulit lebih mudah kehilangan kelembapannya sehingga terasa kering dan kurang nyaman.
  • Kulit tampak kusam dan kasar. Hidrasi yang kurang dapat membuat permukaan kulit terlihat kurang segar dan terasa lebih kasar dibanding biasanya.
  • Kulit terasa lebih sensitif. Kulit yang terlalu kering cenderung lebih mudah mengalami kemerahan, gatal, atau iritasi ringan karena fungsi skin barrier ikut terganggu.
  • Elastisitas kulit berkurang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hidrasi tubuh berkaitan dengan kelembapan dan elastisitas lapisan terluar kulit atau stratum corneum. Saat hidrasi menurun, kulit bisa terasa kurang kenyal.

Namun, kondisi kulit kering tidak selalu hanya disebabkan kurang minum air putih. Faktor lain seperti paparan AC terlalu lama, sinar matahari, penggunaan skincare yang terlalu keras, hingga kurang tidur juga dapat memengaruhi kondisi kulit sehari-hari.

Apakah Minum Air Putih Bisa Bikin Kulit Jadi Glowing?

Banyak orang percaya rutin minum air putih bisa membuat kulit jadi glowing. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah, tetapi efeknya juga tidak instan dan bukan satu-satunya penentu kulit sehat.

Air putih membantu menjaga hidrasi tubuh, termasuk kelembapan kulit. Saat tubuh terhidrasi dengan baik, kulit biasanya terasa lebih nyaman, tidak terlalu kering, dan tampak lebih segar. Namun, kondisi kulit tetap dipengaruhi banyak faktor lain seperti pola makan, kualitas tidur, hormon, stres, paparan sinar matahari, hingga kebiasaan merawat kulit sehari-hari.

Karena itu, minum air putih sebaiknya tidak dianggap sebagai "jalan pintas" untuk mendapatkan kulit glowing. Hidrasi tetap penting sebagai fondasi dasar kesehatan kulit, tetapi hasil yang lebih optimal biasanya perlu didukung pola hidup sehat dan perawatan kulit yang konsisten.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(fti/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads