Disentil Prabowo, Begini Hitungan Nutrisi Ayam MBG Jika Dipotong Lebih dari 14

Kolom Gizi

Disentil Prabowo, Begini Hitungan Nutrisi Ayam MBG Jika Dipotong Lebih dari 14

detikHealth
Jumat, 05 Jun 2026 06:07 WIB
Mhd. Aldrian, S.Gz
Ditulis oleh:
Mhd. Aldrian, S.Gz
Lulusan sarjana ilmu gizi Universitas Andalas, memiliki minat dalam hal keamanan dan kesehatan pangan. Saat ini menjadi penulis lepas untuk detikHealth.
a chicken seller is cutting chicken meat for buyers at a traditional market
Pemotongan daging ayam menjadi beberapa bagian. Foto: Getty Images/Aria sandi Hasim
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyoroti ukuran porsi lauk dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memperlihatkan dua wadah berisi ayam goreng dengan ukuran potongan yang berbeda.

Satu wadah berisi ayam yang dipotong menjadi delapan bagian, sedangkan wadah lainnya berisi ayam yang dipotong menjadi 14 bagian. Perbedaan ukuran potongan itu digunakan Prabowo untuk mengingatkan para mitra penyedia MBG agar tidak mengurangi porsi lauk yang diterima anak-anak.

"Jadi yang 14 aja sebesar ini, kalau kecil begini ya berapa? Jangan-jangan 18 atau 22?" kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa satu ekor ayam tidak boleh dipotong melebihi 14 bagian.

"Kalau potong lebih dari 14, dosa! dosa!. Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut menarik untuk dilihat dari sisi gizi. Jika satu ekor ayam dibagi menjadi 14 potong, berapa sebenarnya berat dan kandungan gizi yang diterima anak? Apakah porsi tersebut sudah sesuai dengan pedoman gizi seimbang dan mampu berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan gizi anak Indonesia?

Menakar Kandungan Gizi Ayam Dipotong 14

Menurut buku Foto Makanan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2014, satu potong paha bawah ayam memiliki Berat Dapat Dimakan (BDD) sekitar 30 gram, satu potong paha atas 40 gram, satu potong sayap 30 gram, satu potong dada bawah 50 gram, dan satu potong dada atas 60 gram.

Jika satu ekor ayam dibagi menjadi 14 potong, maka secara sederhana dapat terdiri dari:

  • dua potong paha bawah masing-masing 30 gram
  • dua potong sayap masing-masing 30 gram
  • dua potong paha atas masing-masing 40 gram
  • bagian dada dan badan ayam yang dibagi menjadi delapan potong dengan berat sekitar 30 gram per potong.

Berat tersebut merupakan BDD atau bagian yang dapat dimakan setelah memperhitungkan tulang dan bagian yang tidak dikonsumsi.

Berdasarkan Permenkes RI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang, daging ayam sebanyak 40 gram mengandung sekitar 50 kkal energi, 7 gram protein, dan 2 gram lemak. Artinya, potongan ayam pada kisaran 30 hingga 40 gram masih memberikan kontribusi protein hewani yang penting untuk pertumbuhan, pembentukan jaringan tubuh, serta mendukung berbagai fungsi metabolisme anak.

Protein dari ayam juga tergolong protein berkualitas tinggi karena mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Bagi anak usia sekolah yang sedang mengalami masa pertumbuhan, asupan protein berperan dalam mendukung perkembangan otot, tulang, serta menjaga daya tahan tubuh.

Bisakah Memenuhi Kebutuhan Gizi Harian Anak-anak?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, potongan ayam tidak bisa dinilai secara terpisah dari keseluruhan menu yang disajikan. Dalam pelaksanaan Program MBG, anak-anak umumnya tidak hanya mendapatkan lauk ayam, tetapi juga sumber karbohidrat seperti nasi, sayuran, buah, serta lauk pendamping berupa protein nabati maupun hewani lainnya.

Jika mengacu pada Pedoman Gizi Seimbang dan konsep Isi Piringku, porsi ayam sekitar 30 hingga 40 gram masih termasuk dalam ukuran sedang untuk lauk hewani. Ukuran porsi serupa juga digunakan dalam berbagai acuan penukar bahan makanan yang diterbitkan Kementerian Kesehatan.

Karena itu, dari sisi makan siang, potongan ayam yang dibagi menjadi 14 bagian masih dapat menjadi bagian dari menu yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang selama dilengkapi dengan komponen pangan lainnya. Kehadiran nasi sebagai sumber energi, sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, serta serat, turut menentukan kualitas gizi satu porsi makan secara keseluruhan.

Meski demikian, pemenuhan kebutuhan gizi harian anak tidak dapat dinilai hanya dari satu kali makan. Program MBG pada dasarnya berkontribusi menyediakan satu kali makan, umumnya pada waktu makan siang. Sementara kebutuhan energi, protein, vitamin, dan mineral anak harus dipenuhi dari seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi sepanjang hari, mulai dari sarapan, makan siang, makan malam, hingga makanan selingan yang sehat.

Dengan demikian, potongan ayam yang dibagi menjadi 14 bagian masih dapat mendukung kecukupan gizi pada waktu makan siang dan sejalan dengan pedoman gizi seimbang. Namun apakah kebutuhan gizi harian anak Indonesia sudah terpenuhi atau belum, tetap harus dilihat dari pola makan secara keseluruhan selama satu hari, bukan hanya dari satu kali makan dalam program MBG.

Saksikan Live DetikPagi:

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(mal/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads