Video seorang influencer yang menenggak 11 suplemen sekaligus dalam satu kali minum ramai diperbincangkan di media sosial. Tidak jelas betul jenis suplemen yang dikonsumsi, maupun efek yang kemudian dialami.
Namun yang pasti, suplemen bagi sebagian orang dianggap sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Di sisi lain, efektivitas suplemen dipengaruhi banyak hal seperti dosis, hingga waktu minum.
Suplemen memang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pada kondisi tertentu. Namun, suplemen bukanlah pengganti pola makan sehat. Suplemen digunakan ketika kebutuhan tersebut belum tercukupi atau terdapat kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan tambahan nutrisi.
Lalu, bagaimana cara mengonsumsi suplemen yang tepat?
Sesuaikan Kebutuhan Tubuh
Tidak semua orang memerlukan suplemen setiap hari. Menurut panduan dari National Institutes of Health (NIH), kebutuhan suplemen umumnya lebih sering ditemukan pada kelompok tertentu seperti ibu hamil, lansia, individu dengan pola makan terbatas, atau mereka yang memiliki gangguan penyerapan nutrisi.
Sebelum membeli atau mengikuti tren suplemen yang sedang populer, penting untuk memahami kebutuhan tubuh terlebih dahulu. Mengonsumsi suplemen tanpa alasan yang jelas tidak selalu memberikan manfaat tambahan. Dalam beberapa kasus, kelebihan vitamin dan mineral justru dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
Simak Video "Video: Awas, Nutrisi Penting Hilang Saat Masak gara-gara Kesalahan Ini"
(mal/up)