dr Hindra Irawan Gemas Lihat Anak-anak Diajak Besuk ke RS

Doctor\'s Life

dr Hindra Irawan Gemas Lihat Anak-anak Diajak Besuk ke RS

- detikHealth
Senin, 07 Nov 2011 16:45 WIB
dr Hindra Irawan Gemas Lihat Anak-anak Diajak Besuk ke RS
Jakarta - Anak kecil sangat tidak dianjurkan untuk diajak besuk pasien ke rumah sakit, karena rentan tertular penyakit. Daripada diajak besuk, dr Hindra Irawan Satari, SpA(K),M.Trop.Paed lebih menyarankan anak-anak diajak jalan-jalan ke mal.

Di bawah usia 14 tahun, daya tahan tubuh anak belum benar-benar bagus sehingga lebih rentan tertular kuman penyakit. Oleh karena itu, dokter yang akrab dipanggil dr Hingky selalu gemas jika ada orangtua mengajak anaknya ke rumah sakit untuk membesuk pasien.

"Saya sih tidak menyarankan (anak diajak besuk). Namanya saja rumah sakit, ya tempatnya orang sakit. Anak kecil itu jalan-jalannya di mal, bukan di rumah sakit," ungkap dr Hingky saat ditemui di sela-sela seminar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Kementerian Kesehatan, Senin (7/11/2011).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dulu ketika keempat anaknya masih kecil, dr Hingky mengaku tidak pernah mengajaknya besuk ke rumah sakit. Alasannya bukan cuma untuk mencegah penularan penyakit, tetapi juga karena anak-anaknya sendiri yang memang tidak suka pergi ke rumah sakit.

"Nggak tahu tuh, jadi dokter saja nggak ada yang mau apalagi disuruh ke rumah sakit. Anak saya 4, nggak ada satupun yang jadi dokter," kelakar dokter anak yang dikenal ramah dan sangat komunikatif saat menghadapi pasien ini.

Meski tidak ada satupun yang jadi dokter, dr Hingky yang kini menjabat sebagai ketua Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin) Jaya tetap merasa perlu menanamkan perilaku hidup bersih pada keempat anaknya. Menurutnya, kebiasaan baik seperti cuci tangan paling efektif jika dimulai dari keluarga.

Abdi negara yang selalu ingat dapur

Rasanya tidak berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa dr Hingky termasuk dokter sibuk. Bagaimana tidak, pada pagi dr Hingky praktik di RS Cipto Mangunkusumo lalu pada sore harinya masih harus melayani pasien lainnya di RS Pondok Indah yang letaknya tak jauh dari kediamannya.

"Pagi hari saya kerja sebagai abdi negara. Sorenya kerja lagi biar dapur tetap mengepul," terang dr Hingky yang saat ini tinggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Bagi dr Hingky, bekerja sebagai abdi negara merupakan bentuk pengabdian sebagai pegawai negeri sipil. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan dapur, maka ia juga bekerja di sebuah rumah sakit swasta, mungkin karena merasa penghasilannya sebagai abdi negara tidak seberapa.

Namun bicara soal jadwal kegiatan, dr Hingky tidak hanya disibukkan oleh praktik pelayanan pada pasien. Ia masih harus membagi waktu untuk mengurus sejumlah organisasi, terutama Perdalin Jaya karena saat ini ia masih memegang jabatan sebagai ketuanya.

BIODATA

Nama lengkap
dr Hindra Irawan Satari, SpA(K), M.Trop(Paed)

Nama panggilan
dr Hingky

Tempat dan tanggal lahir
Tokyo, 10 Juni 1954

Status
Menikah, memiliki 4 anak dan 1 cucu

Pendidikan
Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran
Spesialis Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Master of Tropical Paediatric, Liverpool UK

Organisasi
Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin)
Indonesian Chapter International Society of Tropical Pediatrics

Tempat praktik
RS Cipto Mangunkusumo
RS Pondok Indah


(up/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads