Di bawah usia 14 tahun, daya tahan tubuh anak belum benar-benar bagus sehingga lebih rentan tertular kuman penyakit. Oleh karena itu, dokter yang akrab dipanggil dr Hingky selalu gemas jika ada orangtua mengajak anaknya ke rumah sakit untuk membesuk pasien.
"Saya sih tidak menyarankan (anak diajak besuk). Namanya saja rumah sakit, ya tempatnya orang sakit. Anak kecil itu jalan-jalannya di mal, bukan di rumah sakit," ungkap dr Hingky saat ditemui di sela-sela seminar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Kementerian Kesehatan, Senin (7/11/2011).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak tahu tuh, jadi dokter saja nggak ada yang mau apalagi disuruh ke rumah sakit. Anak saya 4, nggak ada satupun yang jadi dokter," kelakar dokter anak yang dikenal ramah dan sangat komunikatif saat menghadapi pasien ini.
Meski tidak ada satupun yang jadi dokter, dr Hingky yang kini menjabat sebagai ketua Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin) Jaya tetap merasa perlu menanamkan perilaku hidup bersih pada keempat anaknya. Menurutnya, kebiasaan baik seperti cuci tangan paling efektif jika dimulai dari keluarga.
Abdi negara yang selalu ingat dapur
Rasanya tidak berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa dr Hingky termasuk dokter sibuk. Bagaimana tidak, pada pagi dr Hingky praktik di RS Cipto Mangunkusumo lalu pada sore harinya masih harus melayani pasien lainnya di RS Pondok Indah yang letaknya tak jauh dari kediamannya.
"Pagi hari saya kerja sebagai abdi negara. Sorenya kerja lagi biar dapur tetap mengepul," terang dr Hingky yang saat ini tinggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Bagi dr Hingky, bekerja sebagai abdi negara merupakan bentuk pengabdian sebagai pegawai negeri sipil. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan dapur, maka ia juga bekerja di sebuah rumah sakit swasta, mungkin karena merasa penghasilannya sebagai abdi negara tidak seberapa.
Namun bicara soal jadwal kegiatan, dr Hingky tidak hanya disibukkan oleh praktik pelayanan pada pasien. Ia masih harus membagi waktu untuk mengurus sejumlah organisasi, terutama Perdalin Jaya karena saat ini ia masih memegang jabatan sebagai ketuanya.
BIODATA
Nama lengkap
dr Hindra Irawan Satari, SpA(K), M.Trop(Paed)
Nama panggilan
dr Hingky
Tempat dan tanggal lahir
Tokyo, 10 Juni 1954
Status
Menikah, memiliki 4 anak dan 1 cucu
Pendidikan
Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran
Spesialis Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Master of Tropical Paediatric, Liverpool UK
Organisasi
Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin)
Indonesian Chapter International Society of Tropical Pediatrics
Tempat praktik
RS Cipto Mangunkusumo
RS Pondok Indah
(up/ir)










































