Rahasia Sehat dan Langsing Ala Dokter Gizi Dr Luciana Sutanto

Doctor's Life

Rahasia Sehat dan Langsing Ala Dokter Gizi Dr Luciana Sutanto

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Rabu, 15 Mei 2013 15:29 WIB
Rahasia Sehat dan Langsing Ala Dokter Gizi Dr Luciana Sutanto
dr Luci (Foto: detikHealth)
Jakarta - Memiliki tubuh yang sehat dan langsing tentu sangat erat hubungannya dengan makanan yang dikonsumsi. Seperti yang dicontohkan dokter gizi Dr Luciana Sutanto, makan teratur dan sehat adalah rahasia sehat dan tubuh indahnya.

Tak heran memang bila seorang dokter gizi memiliki tubuh yang sehat dan berat badan yang normal. Ilmu yang dimiliki tentulah menjadi senjatanya. Bagaimana tidak, sehari-harinya yang diurus adalah masalah gizi dan kaitannya dengan kesehatan pasien.

Lalu bagaimana dokter gizi sendiri menerapkan pola makan dalam kesehariannya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kita tahu. Kalau orang sudah tahu setidaknya akan berkiblat kesana. Rahasianya? Ya makan teratur," ujar Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS. SpGK, spesialis gizi klinik dari RSCM, saat berbincang dengan detikHealth, seperti ditulis Rabu (15/5/2013).

Dalam sehari Dr Luci makan 3 kali, yakni sarapan, makan siang dan makan malam. Disela-sela waktu makan, ia pun menyempatkan untuk menyantap makanan ringan. Tapi tidak sembarangan ngemil, karena yang dijadikan snack oleh Dr Luci adalah buah-buahan.

Diakui wanita kelahiran Yogyakarta, 6 November 1965 ini, ia betul-betul menjadwal selingan atau makanan ringan ketika berada di kantor. Menurutnya, saat jam kerja seorang dokter dituntut untuk memiliki performa yang baik.

"Nah, kalau saya sudah lapar, saya belum makan, berarti gula darah saya turun, dehidrasi terus lemes. Gimana dong? Jadi mudah ketularan penyakit juga. Jadi memang harus atur makan," paparnya.

Dokter bertubuh mungil ini pun mengaku tidak terlalu menyukai gorengan. Ia lebih memilih makan sayur dan buah, meski sekali-kali juga makan gorengan. Rahasia sehat Dr Luci juga terdapat pada pola gizi seimbang. Ia mengaku menyertakan karbohidrat, protein dan sayur dalam setiap menu makanannya.

Saat sarapan, menu pagi harinya hampir selalu monoton, yakni nasi sebagai karbohidrat, telur sebagai protein dan sayur. Begitu pula dengan menu makan siang dan malam. Karbohidrat, protein dan sayur selalu ada, ditambah dengan buah sebagai selingan diantara waktu makan.

Jadi Dokter Gizi karena Prihatin Gizi Masyarakat

Keinginan Dr Luci untuk mendalami spesialis gizi klinis bermula ketika ia mendapatkan tugas PTT (Pegawai Tidak Tetap) di sebuah daerah di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Saat bertugas itulah ia menyadari bahwa kesadaran gizi masyarakat sangat kurang. Keprihatinannya makin menjadi-jadi ketika harus bertugas di Posyandu dan menyaksikan bayi-bayi dengan peningkatan berat badan yang tidak sesuai usia, akibat kurangnya pengetahuan dan kesadaran gizi dari sang ibu.

"Dari situ sadar banget bahwa saya kurang pengetahuan gizi. Akhirnya, ah mau sekolah gizi, karena banyak banget pertanyaan saya nggak bisa jawab," kenangnya.

BIODATA

Nama lengkap
Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS. SpGK

Tempat dan tanggal lahir
Yogyakarta, 6 November 1965

Riwayat pendidikan

Dokter Umum, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tarumanagara, Jakarta (1993)
Magister Sains Gizi, FK Universitas Indonesia, Jakarta (2001)
Pelatihan Tim Program Konsultan Intensive Care, Ikatan Dokter Spesialis Anestesiologi Indonesia - RSCM, Jakarta (2003)
Pemutihan Spesialis Gizi Klinik (2004)
Doktor Ilmu Gizi, FK Universitas Indonesia, Jakarta (2010)

Jabatan
Kepala Puskesmas Tlogomulyo, Kecamatan Temanggung (1994-1997)
Dokter Rumah Sakit Bersalin Gladiool, Magelang (1994-1997)
Staf Pengajar Program Studi Ilmu Gizi, PPs-FKUI (2002-sekarang)
Dokter RS Mitra Kemayoran, Jakarta (2003-2007)

(mer/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads