Bersama rekan-rekannya, dr Sophia membentuk komunitas Selamatkan Ibu pada tahun 2010. Pertimbangannya adalah bagaimana menjadikan isu tingginya angka kematian ibu menjadi perhatian masyarakat, bukan hanya pemerintah dan LSM saja. Maka pada tahun yang sama, akun @SelamatkanIbu resmi dibentuk.
"Isunya adalah memasyarakatkan kesehatan ibu. Jadi diharapkan semua orang bisa menjadi duta Selamatkan Ibu. Oleh karena itu, titik berat kita adalah bagaimana menyebarkan informasi dan edukasi," kata dr Sophia kepada detikHealth seperti ditulis, Selasa (9/7/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam berkampanye, ada beberapa cara yang ditempuh komunitas Selamatkan Ibu. Selain banyak melakukan edukasi via dunia maya seperti website, twitter, dan facebook, komunitas Selamatkan Ibu juga berjejaring dengan komunitas lain. Biasanya, penyuluhan via akun tiwitter akan menggunakan hashtag 'Selamatkan Ibu Selamatkan Bangsa'.
"Karena dengan menyelamatkan ibu akan membentuk generasi bangsa yang lebih berkualitas," terang dokter yang masih single ini.
Dr Sophie gencar mengabarkan informasi dasar yang harus diketahui ibu dan orang-orang di sekitarnya. Misalnya pemeriksaan ibu hamil, berapa kali sebaiknya ibu diperiksa ketika hamil? Kapan saja? Apa yang harus dipersiapkan ketika melahirkan? Mau melahirkan di mana? Berapa jaraknya dari rumah? Siapa penolongnya dan apa saja yang harus dibawa?
Tak hanya itu, banyak mitos yang beredar di masyarakat seputar ibu hamil yang ditanyakan lewat Social Media. Misalnya, ibu hamil tak boleh boleh berolahraga, tak boleh makan makanan atau minuman tertentu karena dapat membuat bayinya kelainan, bayi tak boleh dibedong, dan banyak lagi. Padahal mitos ini belum tentu benar adanya.
Adanya berbagai pertanyaan mengenai mitos tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih banyak yang belum mendapat informasi kesehatan yang benar. Oleh karena itu, dr Sophie merasa bahwa edukasi ini sebaiknya tak hanya bergerak di ranah dunia maya saja, namun juga harus menggaet dunia nyata.
"Tahun-tahun pertama kita turun ke lapangan, namun kita melihat ternyata akan efektif juga untuk berjejaring dengan komunitas lain, sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya berhenti di kalangan follower akun @selamatkanibu," jelasnya.
Tiap bulan, komunitas ini mengadakan kegiatan, berkomunitas dan melakukan penyuluhan atau edukasi. Saat ini, komunitas Selamatkan Ibu sedang membuat modul agar informasi mengenai kesehatan ibu hamil bisa menyebar. Teknisnya, modul bisa diunduh gratis di website Selamatkan Ibu dan dapat digunakan komunitas lain yang memerlukan.
Ternyata tak hanya isu seputar kesehatan ibu hamil saja yang menjadi perhatian dr Sophia. Ketika muncul kasus korban kekerasan seksual yang menjadi bahan lelucon, dia kembali bergerak menggalang komunitas agar penyintas kekerasan seksual memiliki tempat berbagi dan mendapat dukungan atau support grup.
Lewat komunitas Lentera Indonesia dan akun twitter @LenteraID, dr Sophie berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu kesehatan seksual, khsususnya yang terkait isu perkosaan. Dia menggarisbawahi bahwa perkosaan itu bukanlah hal yang bisa dibuat bahan bercandaan atau lelucon.
"Intinya itu adalah isu sensitif bagi perempuan, khususnya bagi yang pernah mengalami. Jadi hal-hal seperti itu yang kami fokuskan pada Lentera Indonesia," tegasnya.
BIODATA
Nama: dr Sophia Benecdita Hage
Tempat Tanggal Lahir: Surabaya, 15 Juli 1984
Praktik: EEC Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Selatan
Pendidikan
- Pendidikan Dokter Umum Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur, 2002 - 2008.
- Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Universitas Indonesia, 2009 - sekarang
Pendidikan Non Formal:
- Kursus Osteoporosis: Prevention and Treatment of Osteoporosis PB PEROSI 2011
- One Day Seminar Healthy Aging by Indonesian Society of Menopause 2011
- Postgraduate Course on Assessment and Management of Obesity 2010
- Penataran Dokter Cabang Olahraga Tinju Profesional BOPI, 2010
- Advance Trauma Life Support, 2009
Riwayat Pekerjaan:
- Kontributor tetap di majalah Fitness for Men, Januari 2011 - sekarang
- Moderator di @america, American Midwife in Indonesia narasumber ibu Robin Lim, CNN Hero 2011, Oppie Andaresta
- Moderator di @obsat, narasumber Ibu Robin Lim, CNN Hero 2011
- Narasumber di beberapa acara, termasuk Social Media Festival 2011, Pesat Blogger 2010, Fimela Festival.
(pah/up)











































