Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..

Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 23 Okt 2012 09:09 WIB

Jakarta - Keterbelakangan mental atau sering disebut juga cacat mental tidak selalu harus berarti merepotkan orang lain. Di Panti Asih Pakem Yogyakarta, para pengidap keterbelakangan mental belajar untuk mandiri. Menyulam taplak meja dan main musik adalah bagian dari aktivitas sehari-hari. (Foto: Rahma Lillahi Sativa - detikHealth)

Semula, panti ini dihuni oleh puluhan pasien dengan berbagai tingkat keterbelakangan mental. Namun sejak terjadi erupsi Merapi 2010, sebagian besar penghuninya dikembalikan ke keluarga dan kini hanya tersisa 7 penghuni panti sekaligus menjadi siswa SLB. (Foto: detikHealth)
Semenjak erupsi pula, bangunan dan pengelolaan panti agak terbengkalai. Kesulitan finansial mengharuskan para pengurus untuk tidak lagi menggratiskan ongkos perawatan bagi orangtua penghuni baru yang akan menitipkan anak atau keluarganya di panti tersebut. (Foto: detikHealth)
Suasanya sepi di lereng gunung membuat panti ini cukup nyaman untuk beristirahat dan menenangkan diri. Bangunan yang ditempati merupakan gedung peninggalan zaman Belanda, dengan pepohonan yang rindang sehingga menambah kesan teduh. (Foto: detikHealth)
Para penghuni panti mendapat pendidikan dan pelatihan di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang juga berada di lokasi yang sama. Didampingi 18 tenaga pengajar, sekitar 54 siswa belajar banyak hal termasuk baca tulis. (Foto: detikHealth)
Salah satu kegiatan para siswa SLB adalah menyulam, seperti yang tampak dalam foto ini. (Foto: detikHealth)
Beberapa siswa SLB juga memanfaatkan fasilitas untuk bermain musik. Salah satunya Ucok (paling depan), siswa tertua yang sudah berusia 56 tahun yang sering ikut nyanyi bersama dengan teman-temannya yang lain. (Foto: detikHealth)
Panti Asih berlokasi di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Jl Kaliurang Km 21, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Jarak tempuhnya kurang lebih 30 menit dari Kota Yogyakarta, atau 15 menit sebelum masuk pintu gerbang kawasan wisata Kaliurang. (Foto: detikHealth)
Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..
Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..
Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..
Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..
Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..
Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..
Biarpun Cacat Mental, Kami Bisa Menyulam dan Main Band Lho..

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads