Operasi Tanpa Rasa 'Seram' dengan Bedah Robotik

Operasi Tanpa Rasa 'Seram' dengan Bedah Robotik

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 28 Jun 2013 16:07 WIB

- Takut dan seram menghadapi operasi jamak dialami pasien dengan penyakit tertentu. Tapi kini operasi tak lagi seram dengan bedah robotik. detikHealth berkesempatan melihat dari dekat alat bedah robotik yang dimiliki RS Bunda, Jakarta.

Patient cart adalah robot yang nantinya akan mengoperasi pasien. Patient cart terdiri dari tiga lengan. Lengan tengah berguna untuk memasukkan kamera dan lampu, lengan di kiri dan kanan berguna sebagai 'tangan' dokter yang membedah. (Foto: Dian/detikHealth)
Beginilah cara dokter mengoperasi pasien menggunakan robotik. Kedua tangan dokter cukup menggerakkan kedua alat ini seakan-akan ia benar-benar melakukan operasi pada pasien misalnya menggunting jaringan atau menjahit. Sedangkan yang melakukan 'eksekusi' adalah si robot. (Foto: Dian/detikHealth)
Seperti inilah tampilan yang akan dilihat saat dokter melakukan operasi. Tampilan ini bisa dilihat di monitor yang terdapat di patient cart atau vision cart. (Foto: Dian/detikHealth)
Endowrist Instrument dimasukkan ke tubuh pasien saat dilakukan bedah robotik. Ujung alat ini beragam jenisnya, ada yang berbentuk gunting atau penjepit. Alat ini bisa berputar melebihi pergelangan tangan manusia yaitu 520 derajat. Karena sifatnya yang terkadang hanya sekali pakai, maka itulah yang membuat bedah robotik ini memakan biaya cukup banyak yaitu Rp 80-100 juta. (Foto: Dian/detikHealth)
Vision cart berguna untuk melihat kamera dan instrumen lain yang masuk ke tubuh pasien. Apa yang dokter lihat di surgeon cart, bisa dilihat di layar ini dengan tampilan gambar 2D. Vision cart terdiri dari beberapa alat seperti kabel iluminator, kabel kamera, dan ccu atau camera control unit.
Dengan surgeon cart, dokter mengontrol semua gerak robot yang sedang melakukan pembedahan pada pasien. Dengan tampilannya yang 3D, dokter bisa melihat kondisi tubuh pasien seperti aslinya.
nilah kamera yang dimasukkan ke tubuh pasien. Kamera ini dilengkapi dengan lampu. Kamera ini merupakan perpanjangan mata dari dokter yang melakukan pembedahan. (Foto: Dian/detikHealth)
Operasi Tanpa Rasa Seram dengan Bedah Robotik
Operasi Tanpa Rasa Seram dengan Bedah Robotik
Operasi Tanpa Rasa Seram dengan Bedah Robotik
Operasi Tanpa Rasa Seram dengan Bedah Robotik
Operasi Tanpa Rasa Seram dengan Bedah Robotik
Operasi Tanpa Rasa Seram dengan Bedah Robotik
Operasi Tanpa Rasa Seram dengan Bedah Robotik
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads