1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan

1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan

M Reza Sulaiman - detikHealth
Rabu, 01 Jan 2014 16:23 WIB

Jakarta - Tepat 1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diberlakukan. Nah, Wamenkes Prof Ali Gufron Mukti mencanangkan program tersebut dengan didampingi sejumlah tokoh. Salah satu tokoh yang hadir guna mendukung program tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi)

Pencanangan JKN yang bertujuan menjamin pemerataan dan keadilan serta kemandirian masyarakat dilakukan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2014). Selain Wamenkes dan Jokowi, hadir pula Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dr. Fahmi Idris dan Direktur RS Fatmawati Andi Wahyuningsih Attas. (Foto: Reza/detikHealth)
Ketiganya memencet sirene tanda mulai dijalankannya JKN. Nguing... nguing.... (Foto: Reza/detikHealth)
Setelah itu, Wamenkes, Jokowi dan Dirut BPJS menandatangani kerja sama terkait terintegrasinya Kartu Jakarta Sehat (KJS) milik Provinsi DKI dengan JKN. Dengan demikian, DKI menjadi provinsi pertama yang tergabung dalam program ini. Diharapkan provinsi lainnya segera menyusul. (Foto: Reza/detikHealth)
Untuk semakin memudahkan pemberian informasi pada masyarakat tentang JKN, BPJS menyediakan mobil informasi JKN. Melalui mobil bercat kuning dan berstrip hijau di tengahnya ini, masyarakat yang ingin membayar iuran ataupun mencetak kartu JKN yang baru bakal lebih mudah. (Foto: Reza/detikHealth)
JKN adalah program jaminan kesehatan nasional di mana Jamkesmas, Askes PNS, TNI, Polri dan JPK Jamsostek, itu akan disatukan di bawah satu pengelolaan, yaitu BPJS. Jika Askes adalah BUMN, maka BPJS adalah non-profit. Menkes Nafsiah Mboi pernah menegaskan JKN tidak sama dengan pengobatan gratis. Sebab program ini dibuat agar semua masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata dan tidak diskriminatif. (Foto: Reza/detikHealth)
BPJS selaku penanggung jawab program tersebut mengatakan ada 116.142.615 jiwa sebagai peserta jaminan kesehatan. Nantinya, peserta KJS yang berjumlah sekitar 2,2 juta jiwa juga akan ditambahkan ke dalam peserta JKN. (Foto: Reza/detikHealth)
1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan
1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan
1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan
1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan
1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan
1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional Resmi Dijalankan
Berita Terkait