Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya

Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 07 Nov 2017 13:02 WIB

Jakarta - Dengan kecanggihan teknologi saat ini banyak prosedur yang bisa dilakukan seseorang untuk memodifikasi tubuhnya. Termasuk mengganti warna mata permanen.

Warna mata pria ini berubah bukan karena memakai lensa kontak atau hasil edit foto. Ia menjalani prosedur operasi yang bisa mengubah warna iris dengan bantuan laser. (Foto: Facebook/BrightOcular)
Dikutip dari BBC, cara kerjanya adalah dengan laser sengaja membakar lapisan sel warna (pigmen) di mata membuatnya semakin tipis. Dengan sel warna yang menipis maka efeknya warna iris mata juga akan berubah karena efek pantulan cahaya. (Foto: Facebook/BrightOcular)
dr Gregg Homer dari Stroma Medical menjelaskan bahwa prosedur operasi perubahan warna mata ini berlangsung hanya 20 detik. Biasanya warna mata coklat akan berubah menjadi biru selang beberapa hari pasca operasi. (Foto: Facebook/BrightOcular)
Prinsipnya sama seperti prosedur terapi menghilangkan bintik coklat atau tahi lalat di kulit. Laser dipakai untuk membakar pigmen berlebih dan kemudian kulit baru akan muncul dengan warna yang lebih terang. (Foto: Facebook/BrightOcular)
Kekurangan dari prosedur ini adalah seorang pasien tidak bisa memilih warna matanya kelak. Setiap orang memiliki jumlah pigmen yang berbeda di matanya dan tergantung dari intensitas laser akan menghasilkan warna mata berbeda pula. (Foto: Facebook/BrightOcular)
Biasanya orang dengan mata coklat atau hitam setelah diberi terapi laser dapat berubah menjadi biru, hijau, atau abu-abu. (Foto: Facebook/BrightOcular)
Ahli mata lain sebetulnya tidak menyarankan prosedur penggantian warna mata. Alasannya karena pigmen berfungsi untuk menjaga jumlah cahaya yang masuk ke mata. Bila pigmen terlalu tipis maka seseorang bisa lebih sensitif terhadap cahaya. (Foto: Facebook/BrightOcular)
Ahli mata lain sebetulnya tidak menyarankan prosedur penggantian warna mata. Alasannya karena pigmen berfungsi untuk menjaga jumlah cahaya yang masuk ke mata. Bila pigmen terlalu tipis maka seseorang bisa lebih sensitif terhadap cahaya. (Foto: Facebook/BrightOcular)
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Foto: Pakai Laser, Orang-orang Ini Mengganti Permanen Warna Matanya
Berita Terkait