Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng

ADVERTISEMENT

Foto Health

Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Kamis, 22 Mar 2018 16:02 WIB

Jakarta - Beberapa komunitas di Indonesia melaksanakan plogging setelah terinspirasi tren yang mengglobal itu. Simak serunya lari sambil pungut sampah ramai-ramai.

Akhir pekan lalu, beberapa komunitas di Indonesia serempak mengadakan kegiatan plogging, beramai-ramai olahraga lari sambil memungut sampah di jalur yang dilewati. (Foto: Instagram/marosrunners)

Komunitas Maros Runners dari Kab. Maros, Sulsel baru pertama kali mengadakan plogging run. Dituturkan oleh Alfi Syahria ketuanya, olahraga yang mereka padukan tak hanya lari namun juga squat saat berjongkok mengambil sampah. (Foto: Instagram/marosrunners)

Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 18 Maret lalu ini diinisiasi dan dihadiri oleh Ketua DPRD kab. Maros, Chaidir Syam serta menghasilkan sekitar 40-50 kg sampah. (Foto: Instagram/marosrunners)

Masih di Sulsel di tanggal yang sama, Bosowa Runners dari kota Makassar juga mengadakan plogging run. Menurut Mute Amri, ketuanya, pada awalnya sangat sulit berlari sambil memungut sampah, namun lama-kelamaan akhirnya dinikmati. (Foto: Instagram/mute_amri)

Para peserta yang bergabung juga dibagikan pin Makassar Sehat, sebuah gerakan dari kota Makassar untuk membuat kota tersebut jadi lebih sehat. (Foto: Instagram/susilawata)

"Lumayan banyak sih botol2 minuman. Ada 10 kantong penuh," kata Mute kepada detikHealth saat ditanyai soal jumlah total sampah yang dikumpulkan, Rabu lalu (21/3/2018)

Di Solo, plogging run juga diadakan pertama kalinya. Diinisiasi oleh Solo Runners, kegiatan ini dilaksanakan tanggal 17 Maret lalu di Benteng Vastenburg. (Foto: Instagram/solorunners_)

Kurangnya kesadaran masyarakat dan kurangnya tempat sampah, diakui Gilang, ketuanya, menjadi salah satu faktor banyaknya sampah di daerah tersebut. Sampah yang dikumpulkan rata-rata 2-3 kantong plastik besar per orang, dan ada sekitar 30 orang peserta. (Foto: Instagram/prihandrian)

Solo Runners bermaksud untuk meneruskan aksi mereka dan melakukannya setiap satu bulan sekali dengan variasi rute lari yang berbeda-beda. Gilang berharap pemerintah dapat mendukung plogging run ini. (Foto: Instagram/prihandrian)

Hal yang sama diutarakan pula oleh Alfi dan Mute, supaya kegiatan plogging run ini tidak hanya dilaksanakan saat ini saja, namun ke depannya dapat diteruskan dan menjadi kebiasaan baik. Serta tidak hanya komunitas lari yang terlibat, tetapi juga masyarakat luas. (Foto: Instagram/bosowarunners)

Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng
Asyiknya Plogging di Berbagai Kota, Olahraga Plus Pungut Sampah Bareng

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT