Jakarta - Hari ini, 4 Maret diperingati sebagai Hari Obesitas Sedunia. Data Kemenkes 1 dari tiga orang dewasa Indonesia mengalami obesitas. Yuk kenali dan cegah bahayanya
Picture Story
Hari Obesitas Sedunia, Kenali dan Cegah Bahayanya
4 Maret diperingati sebagai Hari Obesitas Sedunia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Kemenkes tahun 2018, sebanyak satu dari tiga orang dewasa Indonesia mengalami obesitas. Sean Gallup/Getty Images/File.
Kondisi obesitas juga terjadi pada anak. Riset tersebut menunjukkan satu dari lima anak usia 5 sampai 12 tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Kevin Frayer/Getty Images/File.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan, Cut Putri Arianie mengatakan obesitas di Indonesia melonjak dan kondisi ini mengkhawatirkan. Salah satu bocah obesitas di Indonesia adalah Satia Putra asal Karawang. Bocah laki-laki berumur 7 tahun mengalami obesitas ekstrem itu meninggal dunia pada september 2019 lalu. Luthfiana/detikcom/File.
Obesitas telah menimbulkan dampak kesehatan serius dan risiko finansial yang mahal bagi negara. Dengan lebih dari 800 juta orang di dunia yang mengalami obesitas, konsekuensi medis dari obesitas akan mencapai lebih dari USD 1 triliun pada 2025. iStock/File.
Leandro Lins Marino (34) pria asal Rio de Janeiro, Brasil, yang mengalami obesitas. Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia atau Perkeni, Ketut Suastika mengatakan obesitas telah dikaitkan dengan hampir 200 penyakit. Beberapa di antaranya dapat mengancam jiwa, seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, kanker. Bruna Prado/Getty Images/File.
Pada 2016 11 juta orang di dunia dengan hipertensi mengalami kondisi kelebihan berat badan atau obesitas. Kevin Frayer/Getty Images/File.
Penanganan obesitas membutuhkan pendekatan dari berbagai segi, mulai dari pengaturan nutrisi, aktivitas fisik, intervensi psikologis, obat-obatan, sampai tindakan operatif apabila dibutuhkan. Seperti bocah obesitas Arya Permana yang berhasil menurunkan berat badannya dengan bimbingan binaragawan Ade Rai. (Instagram/ade_rai).
Obesitas sendiri dapat dicegah dengan pendekatan sederhana, yakni mengurangi asupan dan lebih banyak bergerak. Scott Barbour/Getty Images/File.
Jenis asupan makanan yang memicu obesitas adalah makanan olahan seperti mi instan dan camilan yang digoreng. (iStock)
WHO mendefinisikan obesitas sebagai akumulasi lemak yang tidak normal atau berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan. Kevin Frayer/Getty Images/File.











































